Taliban Bunuh Polisi Afghanistan dengan Bom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kelompok militan taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terjadi di distrik Maiwand, provinsi Kandahar, menjelang matahari terbit. KANDAHAR, Mohammed Jaber. Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan mobil Humvee berisi banyak bahan peledak yang dikendarainya ke arah markas polisi di Afghanistan, Jumat 22 Desember 2017. Ledakan bom tersebut menewaskan sedikitnya enam petugas dan melukai empat lainnya. Juru bicara kepolisian Kandahar Ghorzang Afridi mengonfirmasi jumlah korban tewas serta luka. "Semua korban adalah polisi lokal," kata Afridi kepada AFP. Suara ledakan diklaim otoritas sangat keras hingga terdengar hingga beberapa kilometer dari lokasi. Seorang polisi lainnya memberikan versi berbeda, dengan jumlah korban tewas delapan orang dan sembilan terluka. "Kedelapan polisi telah ditarik dari reruntuhan bangunan. Ada beberapa polisi yang masih dinyatakan hilang," ujar dia. Taliban meningkatkan serangan mereka terhadap sejumlah instalasi keamanan di Afghanistan. Mereka berusaha menurunkan moral polisi dan militer, serta bertekad mencuri sejumlah peralatan tempur untuk memperkuat pemberontakan. Otoritas Kandahar mengatakan Taliban telah mendapatkan "puluhan" mobil Humvee berpelat baja dan truk dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa mobil itu telah digunakan dalam serangan bunuh diri di markas polisi dan militer. Pasukan Afghanistan, yang dilanda masalah desersi dan korupsi, kehilangan banyak anggotanya. Amerika Serikat (AS) level berkurangnya petugas keamanan di Afghanistan "sangat tinggi" sejak NATO mengakhiri misi tempur mereka di negara tersebut pada 2014. Moral pasukan keamanan Afghanistan terus terkikis karena kekhawatiran banyaknya militan yang menyusupi kantor polisi atau markas militer. 05
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …