PBB Adopsi Resolusi Hak Rohingya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdapat sepuluh negara yang menentang resolusi, yakni Myanmar, Tiongkok, Rusia, Kamboja, Laos, Filipina, Vietnam Belarusia, Suriah dan Zimbabwe. Sementara 24 negara abstain dalam pemungutan suara. NEW YORK, John Robbinson. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah resolusi yang diajukan Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI mengenai nasib etnis minoritas Rohingya di Myanmar. Resolusi itu didukung 122 negara anggota PBB menyerukan agar Myanmar mengakhiri operasi militer terhadap Rohingya dan memastikan mereka semua dapat pulang dengan selamat serta diberikan status kewarganegaraan. Selain itu, PBB juga akan menunjuk utusan khusus baru untuk menyelidiki nasib Rohingya di Myanmar, serta memastikan dibukanya akses bagi relawan kemanusiaan ke negara tersebut. Seperti dilansir AFP, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dijadwalkan menunjuk utusan baru untuk Myanmar. Langkah ini disetujui majelis umum usai komite pendanaan memberikan lampu hijau mengenai isu Rohingya. Lebih dari 650 ribu Rohingya telah melarikan diri dari Myanmar sejak operasi militer diluncurkan pemerintah di Rakhine State pada akhir Agustus. Otoritas Myanmar berkukuh operasi tersebut dibutuhkan untuk menghabisi kelompok militan Arakan Rohingya Salvation Army atau ARSA yang menyerang sejumlah pos polisi pada 25 Agustus. Namun PBB mengatakan operasi militer Myanmar di Rakhine justru dapat dikategorikan sebagai pembersihan etnis. Pekan lalu, pelapor khusus PBB untuk Myanmar, Yanghee Lee, mengaku sudah tidak dibolehkan masuk ke Myanmar. Pemerintahan Myanmar yang dipimpin Aung San Suu Kyi juga sudah memutus semua bentuk kerja sama dengan Yanghee Lee. 02
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…