Pemberontak Suriah Tolak Dialog Damai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rusia dan Iran, dua negara sekutu utama rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, sepakat dengan Turki pada Jumat kemarin untuk menggelar "Kongres Dialog Nasional" di Sochi pada 29 dan 30 Januari 2018. DAMASKUS, Ahmed Mustofa. Sejumlah grup pemberontak Suriah, termasuk beberapa tokoh berpengaruh yang ada di dalamnya, menolak rencana dialog damai di Sochi, Rusia, pekan mendatang. Dialog diusulkan sebagai kelanjutan dari proses mengakhiri konflik di Suriah yang sudah berlangsung sejak 2011. Pemerintah Suriah bersedia hadir dalam dialog. Namun kubu pemberontak menolaknya, dan menganggap dialog di Sochi berpotensi mengaburkan hasil dari negosiasi damai di level Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa. "Kami menolak penuh usaha Rusia untuk menghindari perkembangan dari Jenewa," ucap pernyataan gabungan kubu pemberontak, seperti dikutip AFP. "Kami menyerukan kepada semua pasukan untuk bersatu menghadapi ancaman ini," lanjutnya kepada grup-grup oposisi pemerintah. Pernyataan gabungan ditandatangani 40 faksi pemberontak, termasuk Ahrar al-sham dan beberapa grup yang didukung Amerika Serikat (AS) seperti Mutasem Brigades. Beberapa faksi memainkan peran signifikan dalam pemberontakan sejak perang meletus di Suriah pada 2011. Namun grup-grup tidak bersatu dengan kelompok lainnya atau hanya menguasai sedikit wilayah di Suriah. Mustefa Sejari, tokoh kunci di Mutasem Brigades, mengatakan kepada AFP pada Selasa 26 Desember bahwa pihaknya tidak melihat Rusia sebagai mediator yang tulus. Isu utama dari adanya solusi politik krisis Suriah adalah Assad. Kubu pemberontak menegaskan segala bentuk solusi harus terlebih dahulu diawali dengan mundurnya Assad sebagai presiden. 02
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …