AS Sedang Cari Alasan untuk Tekan Iran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berbicara tentang keputusan baru-baru ini AS untuk menempatkan lima perusahaan yang berbasis di Iran dalam daftar sanksi dan kemungkinan pengenalan sanksi baru, Ryabkov mengatakan, klaim Washington kepada Teheran mengenai kebijakan regionalnya tidak sepenuhnya jelas, dan menambahkan bahwa jika seseorang tidak puas dengan kebijakan luar negeri Iran, maka perlu untuk meningkatkan dialog dengan negara itu dan menggunakan cara diplomatik untuk menyelesaikan masalah ini. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Rusia menyatakan Amerika Serikat (AS) saat ini sedang mencari dalih untuk bisa memberikan tekanan lebih kepada Iran. Salah satu hal yang coba dijadikan alat untuk menekan Iran adalah Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) atau kesepakatan nuklir Iran. "Panggilan ini disuarakan dengan cara yang agak berulang, saya bahkan akan mengatakannya secara reguler. Kami tidak tahu apa yang ada di JCPOA bisa membuat ketidakpuasan pihak AS, Isi dokumen ini sangat terkenal dan pihak AS memantau pelaksanaannya dan berpartisipasi dalam sesi Komisi Bersama (dari JCPOA), dan juga dalam diskusi lainnya," ucap Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, seperti dilansir Sputnik. Menurut diplomat Rusia itu, upaya untuk meningkatkan tekanan pada Teheran karena alasan yang tidak terkait dengan perjanjian nuklir Iran akan menjadi permainan kotor Washington. "Jika dalih untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran dicari karena alasan yang tidak terkait dengan JCPOA. Dan memang benar, menurut pengamatan kami, maka ini adalah permainan kotor yang bertentangan dengan status kekuatan besar," sambungnya. "Kami tidak melihat alasan untuk mengubah JCPOA secara akurat. Kesepakatan itu seimbang, ini dipertimbangkan dengan baik dan setiap ketentuan kesepakatan memiliki dasar logis di baliknya," kata Ryabkov. "Masalahnya adalah bahwa JCPOA tidak boleh diubah menjadi alat untuk memecahkan masalah lain (selain dari yang telah disebutkan dalam kesepakatan tersebut). Kami mencoba menyampaikan pesan ini kepada rekan-rekan AS dan kami berharap bahwa pihak-pihak lain dari JCPOA, anggota masyarakat internasional lainnya akan terus membantu kami dalam pekerjaan tak kenal lelah kami yang ditujukan untuk penjelasan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Washington saat ini adalah salah," tambah diplomat Rusia tersebut. 03
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …