APKLI Jatim Resmi Dikukuhkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - APKLI adalah Asosiasi Pedagang Kaki Lima yang mewadahi para pedagang kaki lima. Pengukuhan DPW dan DPD APKLI se Jatim itu dilakukan oleh Ketua Umum DPP APKLI, Ali Mahsun di Sentra Kuliner Jl Urip Sumoharjo Surabaya. Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jawa Timur (Jatim), (07/01) siang mengukuhkan terbentuknya 38 DPD AKLI Kabupaten/Kota se-Jatim serta DPW AKLI Jatim. Selain DPW APKLI Jatim, ada sebanyak 38 DPD APKLI Kabupaten/Kota se Jatim yang ikut dikukuhkan kepengurusannya. Ketua DPW APKLI Jatim, Suko Tjahyono mengaku sudah menyusun program kerja di organisasi yang dipimpinnya. Prioritasnya mengusahakan kemudahan bagi para PKL mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank. "Modal menjadi kebutuhan bagi para PKL mengembangkan usaha yang dijalani. Kami dan pengurus akan berjuang supaya para anggota bisa mudah dalam mendapatkan modal usaha melalui KUR bank," sebut Suko yang ditemui di sela-sela pengukuhan di Sentra Kuliner Jl Urip Sumoharjo, Surabaya. Selain masalah KUR, lanjut Suko, pihaknya juga bakal selalu bersinergi dengan pemerintah. Baik pemerintah Jatim maupun pemerintah di Kabupaten/Kota se Jatim. Sehingga kedepannya tidak ada lagi penggusuran atau pengusiran PKL yang sedang menjalankan usahanya. Menurut Suko, PKL dan pemerintah sudah selayaknya selalu bekerja sama. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. "Kami siap bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam penataan PKL. Ini demi perbaikan bersama antara PKL dan pemerintah," ucap Suko. Jumlah PKL di Jatim yang tergabung dalam wadah APKLI, kata Suko mencapai 4,8 juta orang. Jumlah PKL sebanyak itu terus berusaha menjalankan usaha dan diharapkan bisa terus berkembang dan bisa memajukan ekonomi kerakyatan di Jatim. "Untuk maju dan berkembang, kami butuh sentuhan dan bantuan," tutur Suko. Ali Mahsun berharap, APKLI Jatim bisa memberi warna dan tumbuh tambah maju. Para anggotanya bisa maju dan merebut penguasaan ekonomi di Jatim. "Makin hari negara kita rusak dan hancur. Kemerdekaan ekonomi dan kerakyatan. Harus ada revolusi usaha perekonomian, supaya PKL mampu survive menghadapi era pasar bebas. Kita Bangsa Indonesia harus berani melawan dan bersaing dengan perdagangan China, Jepang, Korsel dan negara lain. Sehingga ekonomi Indonesia tak dijajah asing," cetus Ali. Selain itu, persoalan modal juga harus dipermudah. Sudah saatnya APKLI memiliki bank sendiri guna mempermudah permodalan anggotanya. Sepanjang tak ada modal, dipastikan ekonomi kerakyatan tak maju . "Konglomerat saja hanya telepon saja bisa pinjam modal milyaran ke bank. Seharusnya rakyat sendiri yang membangun ekonomi kecil bisa dapat kredit modal secara mudah dari bank," pungkas Ali. sr
Tag :

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…