Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Protokol Kepanjen Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Malang - Tim gabungan dari Satpol PP Kabupaten Malang, Muspika Kepanjen, merazia sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di Jalan Raya Panji, Kepanjen, depan RSUD Kanjuruhan dan Kantor Kodim 0818. Razia pada Senin (8/1/2018) hari ini, bertujuan menciptakan Kepanjen sebagai ibukota Kabupaten Malang yang bersih, aman, indah dan terbebas dari kegiatan PKL yang memakai bahu jalan untuk meraup rezeki. Camat Kepanjen, Abai Saleh, mengatakan, penertiban dilakukan karena PKL setiap harinya menjamur disepanjang trotoar jalan protokol depan RSUD Kanjuruhan. Selain ditempat itu, penertiban PKL juga dilakukan di depan kantor Dispenduk Capil, seputaran Kelurahan Penarukan arah pasar kota Kepanjen. "Kami berharap kota Kepanjen terbebas dari PKL, khususnya sepanjang jalan Panji, karena tempat itu merupakan kawasan perkantoran, salah satunya pendopo Kepanjen Kabupaten Malang,” terang Abai Saleh, Senin (8/1/2018). Menurutnya, penertiban sudah digelar ketiga kalinya, itupun masih dalam taraf pembinaan. "Setelah kami dapatkan jumlah PKL, selanjutnya kami koordinasikan dengan dinas terkait termasuk Dishub. Jadi kita arahkan kita beri sosialisasi,” bebernya. Penertiban PKL ini mengacu pada Perda nomor 15 tahun 2013 dan penyalahgunaan trotoar sesuai Perda nomor 11 tahun 2007. “Jadi fungsi trotoar ini hanya dipergunakan untuk jalan, bukan aktifitas PKL,” tambah Abai. Sementara itu, Murdiono selaku Kepala Seksi (Kasi) Trantib Satpol PP Kabupaten Malang, menambahkan, tujuan dilakukan penertiban untuk menciptakan kota Kepanjen khususnya dari aktifitas PKL yang berjualan tidak pada tempatnya. Hal itu dilakukan demi ketertiban dan kenyamanan wilayah termasuk Kepanjen yang merupakan pusat perkantoran Pemkab Malang. "Selama ini masih dalam taraf pembinaan, tetapi jika mereka masih membandel, kami akan lakukan tindakan sesuai Perda yang berlaku,” tuturnya. Terpisah, Mochammad Herul Kepala Desa Panggungrejo mengatakan, jika itu sebatas penertiban, pihaknya juga apresiasi. Tetapi, sejumlah PKL ini harus direlokasi dan dicarikan tempat yang layak agar mereka bisa cari nafkah untuk menghidupi keluarga. "Untuk PKL wilayah desa Panggungrejo ada dua dua titik, yaitu depan RSUD Kanjuruhan dan Jalan Trunojoyo. Kami berharap kepada dinas terkait selain dilakukan pembinaan juga dicarikan tempat berjualan,” pungkasnya. (bj/irs)
Tag :

Berita Terbaru

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) terkait aksi protes terhadap harga sepiring mi goreng yang dibanderol Rp15 ribu di…

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menghemat (efisiensi) penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…