Proyek SPAM  Umbulan Rp 2,3 Triliun Kembali Didemo Massa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, kembali didemo massa, Senin (8/1/2018) massa dari Serikat Rakyat Tolak Umbulan (Seratu) mendemo dengan tuntutan supaya proyek penanaman pipa SPAM Umbulan dihentikan. Alasannya, karena proyek ini merugikan rakyat Pasuruan dan menguntungkan pihak swasta yang mengerjakan proyek tersebut. “Kami minta supaya proyek ini dihentikan dulu sebelum seluruh dokumen kontrak proyek ini dibuka. Kami ingin tahu apa untung ruginya bagi masyarakat Pasuruan. Terus terang saja, informasi yang kami peroleh ternyata proyek Umbulan hanya komersial saja dan menguntungkan pihak swastanya. Kalau memang tidak murni komersial, yao dokumennya kita buka ke publik,” tegas Suryono Pane dan Rudi Hartono, Korlap aksi. Aksi demo digelar di lokasi proyek yang ada di Pleret. Ada ratusan massa dalam aksi ini. Usai ke lokasi proyek, massa bergeser ke Kantor Bupati Pasuruan di Jl Hayam Wuruk, Kota Pasuruan. Massa yang sebagian menumpang motor dan sebagian lainnya naik mobil travel bergantian berorasi. Rudi Hartono dalam orasinya mengatakan kalau proyek SPAM Umbulan terlalu gegabah di tanda tangani oleh Bupati. Sebab, ada indikasi dalam M.O.U tidak disebutkan sama sekali bentuk soal air bersih yang diberikan kepada rakyat Pasuruan. Meski sekarang ada, ternyata pemberian dari bersih tersebut bukan murni dari hasil proyek tersebut. Tapi nyatanya pemberian dari pemerintah melalui usulan dari pemerintah Pasuruan. Artinya, sudah jelas kalau pihak swasta tidak sama sekali cawe-cawe soal kompensasi itu. “Dari sini sudah jelas kalau pihak swasta sangat diuntungkan. Sudah diuntungkan dari bisnis jual air Umbulan. Sudah untung tidak mengeluarkan biaya kompensasi ari bersih kepada rakyat Pasuruan,” tandasnya. Sementara itu, lanjut Suryono Pane, proyek ini digarap sedangkan rakyat Pasuruan masih kekurangan air bersih. Belum lagi dampak langsung dari kerusakan alam atau lingkungan hidupnya. Sekarang sudah nyata bahwa ekosistem di sekitar Umbulan sudah rusak. Kerusakan ini tidak bias dianggap enteng. Karena kalau proyek ini sudah jalan pasti dampak nyata akan dirasakan. “Kami minta kepada Pemerintah Pasuruan untuk membuka seluruh dokumen Umbulan ini ke public. Utamanya dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tidak usahlah ditutup-tutupi. Jika memang disitu ada item yang tidak menguntungkan bagi rakyat Pasuruan ayo direvisi sama-sama,” ungkap Suryono Pane. Yang perlu dibuka, antara lain dokumen lelang hingga penetapan pemenang dan perjanjian kontrak (M.O.U). Untuk menemui Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, yang diinginkan oleh massa tidak terpenuhi. Irsyad sedang ada dinas luar kota. Massa melalui perwakilannya ditemui Sekda Agus Sutiadji dan beberapa perwakilan Kepala Dinas (OPD) yang berkaitan dengan proyek ini. Hasil dialog, seluruh tuntutan para pendemo ditampung. Nantinya seluruh tuntutan ini akan disampaikan kepada Bupati Pasuruan. Kira-kira sepekan lagi hasil pertemuannya akan disampaikan kepada perwakilan massa tadi. dir
Tag :

Berita Terbaru

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…