Larangan Mobil Berwarna Hitam di Ibu Kota Turkmenistan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Salah satu warna paling umum yang digunakan untuk mewarnai mobil adalah hitam. Namun, warga kota Ashgabat, Turkmenistan, mereka kini tak bisa memiliki mobil berwarna hitam. Apa pasalnya? Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdymukhamemedov melarang mobil berwarna hitam berkeliaran di ibu kota negeri itu. Akibat perintah presiden ini, selama beberapa pekan terakhir mobil-mobil berwarna gelap terkena razia kepolisian. Pemilik mobil berwarna gelap yang terkena razia kemudian harus mengecat ulang mobil mereka dengan warna putih atau perak. Sang presiden, memang dikenal penggemar warna putih. Istana kepresidenan juga didominasi warna putih bahkan dia bepergian dengan menggunakan limusin putih. Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, dikenal dengann nama "Kota Marmer Putih". Kota ini memegang rekor dunia sebagai tempat yang memiliki gedung berbahan marmer putih terbanyak di dunia. Namun, kegemaran sang presiden akan warna putih menjadi beban bagi rakyat khususnya pemilik mobil berwarna hitam. Sebab, mereka harus mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk mengecat ulang mobil agar memiliki warga putih terang seperti kesukaan presiden. Seorang warga setempat kepada Radio Free Europe mengatakan dia harus mengeluarkan uang 7.000 manat atau hampir Rp 27 juta untuk mengecat ulang mobilnya. Uang sebesar itu amat banyak bagi sebagian besar warga Turkmenistan yang memiliki pendapatan rata-rata Rp 4,5 juta per bulan. "Gaji saya hanya 1.000 manat (Rp 3,8 juta), jadi meski saya tak menggunakan uang saya, maka saya tetap akan menghabiskan sebagian besar pendapatan tahunan hanya untuk mengecat ulang mobil," kata pria yang tak ingin disebutkan namanya itu. Dua tahun lalu, Turkmenistan bahkan melarang impor mobil berwarna hitam. (kp/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…