Pakde Karwo Jadi Tamu di Mata Najwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hampir 10 tahun memimpin Jawa Timur bukan waktu yang singkat bagi Gubernur Jatim Soekarwo. Namun selama itu pula ia mengaku kesulitan menyelesaikan kemiskinan kultural yang ada di wilayahnya. Hal tersebut terungkap saat Gubernur dua periode ini menjadi salah satu bintang tamu pada acara Mata Najwa bertemakan "Indonesia Rumah Kita", di Balai Sarbini, Semanggi Plaza, Jakarta, Rabu (10/01) malam. Pakde Karwo, sapaan Soekarwo mengatakan, selama memimpin Jatim yang membuatnya senang adalah ketika mampu mengubah kondisi kemiskinan kultural. Ia mencontohkan, saat itu pada pagi sekitar jam 09.00 pagi ia ketemu dengan orang yang 'cangkruk' di warung. Saat ditanya kok tidak bekerja, dijawabnya untuk apa bekerja. Ketika Pakde Karwo menyebutkan untuk dapat uang, dijawabnya ia sudah punya uang untuk makan selama dua hari Dialog masih dilakukan untuk apa uang banyak, yang dijawab agar bahagia. "Saya sudah bahagia walo hanya punya uang untuk dua hari saja," jelas Pakde Karwo yang mengatakan kemiskinan kultural lebih sulit penanganannya. Dan dirinya senang ketika mampu merubah kondisi tersebut menjadi masyarakat yang sejahtera. Selain mampu menyelesaikan kemiskinan kultural, pakde juga menjadi gubernur yang paling banyak berprestasi. Salah satu prestasi Pakde Karwo di antaranya berhasil memajukan ekonomi Jatim selama hampir dua periode kepemimpinannya bersama Wagub Saifullah Yusuf. Sementara itu, satu diantara ratusan penghargaan yang diterimanya a.l. Leadership Award dari Kementerian Dalam Negeri. Menjawab pertanyaan presenter Najwa Sihab tentang suka duka menjadi gubernur, Pakde Karwo mengatakan yang paling tidak enak saat ingin memberikan bantuan saat terjadi bencana terjadi. Ketika terjadi bencana, masyarakat mengharapkan bantuan bisa segera diberikan. Akan tetapi, untuk mengeluarkan anggaran untuk bencana aturannya banyak, sehingga harus membutuhkan waktu. “Meskipun bantuan sedikit terlambat, tim kita cepat tanggap. Setiap ada bencana, kita langsung mendatangi lokasi terjadinya bencana untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujarnya. Dengan hadir di lokasi bencana, ujar Gubernur Jatim, banyak hal yang bisa dilakukan diantaranya bisa berkomunikasi dengan warga masyarakat secara langsung. Masyarakat diajak bicara sehingga bisa mengetahui bantuan apa yang bisa dilakukan pertama kali. Sebagai contoh, saat terjadinya bencana banjir di Pacitan, pihaknya yang dibantu oleh TNI dan Polri segera turun ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi terhadap korban. “Kehadiran di lokasi bencana membawa kesenangan tersendiri bagi mereka, kita bisa saling merangkul secara langsung para korban, walau bantuan keuangan belum keluar,” ungkapnya yang menjadikan hadirin tertawa. Selain Pakde Karwo, menjadi bintang tamu pada acara Perdana Mata Najwa ini, yaitu Wapres RI Jusuf Kalla, Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Hadi Thajanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanf Dhakiri. Selain itu, juga diundang empat Gubernur lainnya yaitu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur NTB M. Zainul Majdi dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. arf
Tag :

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…