Gus Ipul : Tak Ada Mahar di Pilkada Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bakal calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyanggah ada mahar politik dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim. Gus Ipul meyakinkan parpol yang mengusungnya tidak meminta uang dengan sejumlah nominal tertentu. "Sampai sekarang saya belum ada pembicaraan mahar politik, pencalonan saya di PKB jelas prosesnya, di PDIP juga jelas prosesnya, semuanya jelas," tutur Gus Ipul di Surabaya kemarin. "Ini bisa dipahami masyarakat, yang dibicarakan dengan partai pemenangannya seperti apa, kemudian langkahnya seperti apa. Tentu, itu membutuhkan biaya tetapi itu harus dipertanggungjawabkan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur itu. Gus Ipul menjelaskan dirinya sudah membicarakan dengan partai pengusung terkait strategi pemenangan, namun dia mempersilakan jika ada masyarakat yang ikut membantunya dalam hal finansial. Dia juga membantah ada mahar yang harus ia bayar saat dua periode mendampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo. "Dengan Pakde Karwo waktu itu cuma patungan terus ditambah sumbangan sejumlah pihak," ujar Gus Ipul. Gus Ipul rencananya akan maju bersama Puti Guntut Soekarno di pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Pasangan ini akan berhadapan dengan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Pasangan Gus Ipul-Puti diusung empat parpol yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, dan Gerindra. Mahar politik sendiri mencuat dalam beberapa pekan terakhir, terutama di Pilgub Jawa Timur menyusul pernyataan La Nyalla Mattalitti soal itu. La Nyalla dalam penuturannya kepada wartawan mengaku dimintai uang hingga miliaran rupiah oleh Ketua Gerindra Prabowo Subianto, sebagai syarat untuk menjadi calon gubernur yang diusung Gerindra. Prabowo belum merespons pengakuan La Nyalla tersebut, sedangkan Gerindra melalui Wakil Ketua Umum Arief Poyuonno tak menampik partainya memiliki persyaratan pencalonan berupa kemampuan finansial bagi kandidat yang akan maju di pilkada. Poyuono menyebut uang tersebut hanya digunakan bagi kepentingan pribadi kandidat sebagai upaya pemenangannya di Pilkada. "Uang yang diminta itu bukan untuk partai atau bukan untuk Pak Prabowo. Uang yang diminta itu untuk dirinya sendiri (kandidat) buat pemenangan dia sendiri," ujar Arief pada Minggu (14/1).
Tag :

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…