Bacagub Jatim, Kepulauan Kangean Menunggu Anda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - 6 bulan jelang Pilgub Jatim 2018, para bakal calon peserta Pemilu tengah sibuk memperkenalkan diri serta visi dan misi mereka kepada masyarakat. Namun, dibalik itu semua, apakah mereka pernah mendengar kebutuhan dari masyarakat yang berada di sudut-sudut terdepan Jawa Timur? Dari Kepulauan Kangean-Kab. Sumenep yang terletak di ujung Jawa Timur, Komunitas Mengawal Kangean berharap para Bacagub yang ada memiliki rencana regulasi nyata yang mampu membangun Kepulauan Kangean. Pasalnya, selama ini mereka memandang bahwa hal tersebut belum pernah dirasakan secara konkret. Ainur Rahim selaku Koordinator Mengawal Kangean, pada diskusi "Mapping Suara Kepulauan Kangean di Aras Pilgub 2018" yang diselenggarakan di Hotel Aria Centra-Surabaya pada Hari Kamis (25/1) memandang selama ini yang ada untuk Kepulauan tersebut hanyalah kebijakan semata. Menurutnya, ada perbedaan signifikan antara kebijakan dan regulasi. "Kalau kebijakan, itu sifatnya putus. Dan tidak berkelanjutan. Misalnya apa? Bantuan Langsung Tunai(BLT) itu memang ada. Tapi yang kita butuhkan lebih dari itu. Kami butuh sesuatu yang bisa dijadikan tonggak untuk membangun Kepulauan Kangean," ujar pria yang bergelar Doktor tersebut. Kepulauan Kangean, menurut Ainur, memiliki berbagai potensi alam yang luar biasa. Sehingga, seharusnya hal tersebut mampu dioptimalkan hingga menjadi tambahan PDRB bagi Jawa Timur. "Padahal potensi laut dan migas sangat tinggi di Kangean. Persawahan kami pun 35 persen dari area persawahan Kab. Sumenep," jelasnya. "Laut kita ini masuk ZEE, kapal pesiar itu biasa kita lihat bersliweran, ikan ikan pun bagus. Bahkan di jaman Belanda pernah disebut Akuarium Alam karena lautnya yang jernih. Kenapa tidak pernah disentuh? Ini tantangan bagi para Cagub yang hendak berkompetisi," cetus pria asli Pulau Kangean tersebut. Dari sisi kehidupan sosial pun, masyarakat Kepulauan Kangean sangat butuh perhatian dari pemerintah Jawa Timur yang baru kelak. "40 persen penduduknya harus merantau ke Malaysia baru bisa bekerja. Pasar milik Pemerintah pun tak ada. Hanya ada milik swasta. Listrik pun hanya ada 10 jam, itupun gantian," tegas Ainur. Menyikapi hal tersebut, pengamat politik asal Unair Suko Widodo yang juga hadir pada kesempatan tersebut memandang bahwa ini akan jadi PR besar bagi Cagub yang hendak berlaga di Jatim. Pasalnya, jumlah pemilih di wilayah tersebut juga tidak bisa dipandang remeh. "Itu semua tadi adalah bukti bahwa Pemprov kadang kurang serius dalam membangun wilayah terluar di Jatim. Kangean itu menarik, diatas kertas potensi mereka ini terlihat nyata," jelas Suko. "Jangan sampai diabaikan Kangean ini. Mereka tidak boleh merasa terasing. Mereka ini juga Jawa Timur. Momen Pilkada ini menjadi tonggak bagi mereka untuk meminta perhatian. Jangan sampai hanya suara mereka yang diambil tapi kebutuhannya diabaikan," pungkas Doktor lulusan Unair tersebut.ifw
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…