AS Coba Campur Tangan Dalam Pemilu Rusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov seperti dilansir Sputnik kemudian mengatakan bahwa Moskow akan menganalisis laporan tersebut untuk melihat kemungkinan konsekuensi bagi kepentingan perusahaan Rusia. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Kremlin percaya bahwa publikasi daftar sanksi terhadap Rusia, yang juga dikenal sebagai "Kremlin Report", yang dirilis oleh Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu adalah usaha yang jelas dan langsung untuk mempengaruhi pemilihan umum (pemilu) di Rusia. Pemilu Rusia dijadwalkan akan digelar pada pertengahan tahun ini. "Jawabannya adalah afirmatif. Kami benar-benar percaya bahwa ini adalah usaha langsung dan jelas yang bertepatan beberapa tindakan yang berhubungan dengan pemilihan dengan tujuan untuk memengaruhinya. Kami tidak setuju dengan ini dan kami yakin tidak akan ada pengaruh," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. "Penerbitan daftar itu sendiri tidak berarti apa-apa. Anda tahu bahwa publikasi tersebut bukanlah gelombang sanksi lain, tapi tentu saja perlu untuk memeriksanya dan menganalisis tindakan apa yang akan mengikuti publikasi. Tindakan ini tentu saja akan terjadi, dianalisis di Moskow sehingga dalam hal apapun, kepentingan perusahaan kami akan diamankan," ucapnya. Seperti diketahui, AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia terkait krisis Ukraina. Sebanyak 21 individu, termasuk wakil menteri di kabinet Presiden Vladimir Putin, jadi target sanksi ini. Selain 21 individu, sembilan perusahaan juga masuk dalam daftar yang dijatuhi sanksi baru AS. Sebagian besar perusahaan yang terkena sanksi bergerak di bidang energi. Wakil Menteri Energi Rusia Andrey Cherezov adalah salah satu sosok yang terkena sanksi Washington. Daftar individu dan perusahaan yang jadi target sanksi itu dipublikasikan di situs Departemen Keuangan AS pada hari Jumat lalu itu. 05
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…