Akhir Kisah Tumpukan Batu Misterius di Aliran Sungai Cibojong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM - Warga Sukabumi dihebohkan dengan temuan puluhan tumpukan batu misterius di aliran Sungai Cibojong, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Meski tak rasional, ada saja warga yang menghubungkan temuan ini dengan hal-hal berbau mistis. Tumpukan batu pun dibongkar pejabat Musyarawah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cidahu. Informasi yang dihimpun, puluhan tumpukan batu mistrius tersebut ditemukan warga pada Kamis 1 Februari. Tumpukan batu tertata rapi baik di tengah aliran, maupun pinggiran sungai. Tak heran, temuan ini menghebohkan warga sekitar. Informasi sumir soal temuan ini menyebar cepat di media sosial dan aplikasi perpesanan. Bahkan, ada yang berani menyebut tumpukan batu ini tidak mungkin dibuat oleh manusia. "Ini bisa menimbulkan kemusyrikan. Kalau masyarakat mempercayai adanya kekuatan lain, khawatir menyimpang dari ajaran agama," ujar Camat Cidahu, Ading Ismail, Jumat, 2 Februari 2018. Hal ini menjadi salah satu alasan yang membuat camat bersama pejabat muspika setempat serta tokoh agama, merasa harus mengambil sikap. Puluhan tumpukan batu misterius ini pun diruntuhkan. Kendati demikian, bukan berarti camat dan pejabat setempat mempercayai informasi mistis ini. Tumpukan batu serupa sudah banyak dibuat di daerah lain. Tentunya dibuat oleh manusia. Ading mengungkapkan alasan lain yang membuat pihaknya berinisiatif membongkar tumpukan batu misterius itu. Temuan tersebut sudah terlalu menghebohkan. Banyak warga yang datang, khawatir terjadi musibah. "Ini kan sedang musim hujan. Kami khawatir debit air Sungai Cibojong tiba-tiba besar hingga ada yang menjadi korban," kata Ading. Penyusun Tumpukan Batu Masih Misterius Kendati dipastikan buatan manusia, belum ada yang bisa memastikan siapa orang yang membuat puluhan tumpukan batu itu. Sekalipun, informasi soal pengakuan pembuat susunan batu sudah beredar di media sosial. "Kami belum mengetahui siapa yang membuatnya," ujar Sekretaris Desa Jayabakti, Agus Muzamil dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar pun simpang siur. Ada yang masih saja mengaitkannya dengan hal mistis, adapula yang mengaku melihat beberapa orang menumpuk batu di malam hari. "Ada yang melihat, katanya sudah dibuat sejak Senin 29 Januari kemarin. Awalnya cuma empat tumpukan," katanya. Lokasi Temuan Dikenal Angker Agus tidak memungkiri bahwa lokasi temuan tumpukan batu dikenal angker. Dulu, lokasi tersebut dikenal dengan sebutan Pencelut. "Itu sebutan kolot baheula (orang tua zaman dulu). Artinya tempat siluman," kata Agus. Seiring berjalannya waktu, keangkeran di lokasi itu pun memudar. Banyak warga yang bermukim di dekat lokasi itu. "Lokasinya dekat ke Kampung Cibojong," tutur Agus. Aliran sungai tempat temuan batu misterius dimanfaatkan untuk irigasi sawah. Tidak hanya untuk irigasi sawah di Desa Jayabakti, namun juga untuk desa tetangga seperti Desa Pasirdotong, Pondok Kaso, dan Pondok Kaso Tengah. "Sampai ada yang bilang lihat kera putih, itu terlalu mengada-ngada," tutur Agus. CR/beb (lptn6)
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…