Pertemuan Pemimpin Korea dalam Catatan Sejarah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah pejabat istana presiden Korsel, Blue House, mengatakan undangan yang disampaikan langsung diktator muda Korut lewat adiknya Kim Yo-jong. Yo-jong sendiri saat ini tengah berada di Korsel sebagai bagian dari utusan khusus Korut untuk Olimpiade Musim Dingin. SEOUL, Kim Gyo Yul. Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in telah menerima undangan dari pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un untuk berkunjung ke Pyongyang. Undangan ini merupakan jalan untuk melakukan pertemuan antar Korea pertama dalam lebih dari satu dekade. Kunjungan Presiden Moon ke Korut akan menjadi pertemuan antar Korea ketiga yang pernah berlangsung. Berikut ini adalah catatan sejarah pertemuan antar pemimpin Korea yang pernah terjadi beserta hasil pertemuan tersebut seperti disitat dari Reuters. Presiden Korsel saat itu, Kim Dae-jung, mengunjungi Pyongyang untuk mengikuti pertemuan puncak antar Korea yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan pemimpin Korut Kim Jong-il. Dae-jung sendiri adalah peraih hadiah Nobel Perdamaian untuk kebijakan Shunsine-nya terkait hubungan dengan Korut. Kedua pemimpin tersebut mengadopsi sebuah deklarasi damai bersama setelah pertemuan tiga hari itu, menyetujui untuk mempromosikan penyatuan independen dan kerja sama kemanusiaan serta ekonomi. Pertemuan tersebut menghasilkan serangkaian reuni keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea 1950-53, serta peluncuran wilayah industri bersama di kota perbatasan Kaesong di Korut pada tahun 2004. Kim Jong-il sempat berkunjung ke Beijing untuk bertemu dengan presiden China Jiang Zemin sebelum pertemuan tersebut. Korut dan Amerika Serikat (AS) juga mengadakan serangkaian perundingan tingkat tinggi mengenai program nuklir dan rudal Pyongyang. Roh Moo-hyun, seorang presiden Korsel yang liberal yang meneruskan kebijakan hubungan Kim Dae-jung, melintasi perbatasan menuju Korut untuk bertemu dengan Kim Jong-il pada tahun 2007. Pertemuan tersebut dilakukan di tengah diplomasi cepat antara anggota perundingan denuklirisasi enam pihak - AS, China, Jepang, Rusia dan kedua Korea. Keenam negara tersebut bekerja untuk mengimplementasikan kesepakatan kerangka kerja yang mereka capai pada bulan September 2005 di mana Pyongyang harus melepaskan program nuklirnya sebagai imbalan atas bantuan ekonomi dan energi yang besar serta diakhirinya isolasi diplomatiknya. KTT tersebut berujung pada kesepakatan delapan poin, yang dibangun pada deklarasi tahun 2000. Kedua pemimpin tersebut berjanji untuk menyelesaikan masalah nuklir dengan menerapkan kesepakatan pada tahun 2005; mengakhiri permusuhan militer melalui dialog; ganti perjanjian gencatan senjata saat ini yang ditandatangani setelah Perang Korea dengan rezim perdamaian permanen; dan memperluas kerja sama bisnis dengan membangun kawasan ekonomi bersama baru, antara lain Berlianto Namun kesepakatan tersebut membuat kemajuan kecil setelah Korut melakukan serangkaian uji coba nuklir dan rudal. Terlebih lagi presiden konservatif berkuasa di Korsel, mengadopsi jalur diplomasi yang lebih sulit bagi Pyongyang. 03
Tag :

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…