Sulap Kampung Kumuh jadi Kampung Markisa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Gresik - Mewariskan hal yang positif dan termasuk lingkungan yang sehat bagi masa depan anak cucu menjadi impian semua pihak. Tak terkecuali pihak PT Pertamina Lubricants Unit Produksi Gresik. Karena itu, perusahaan ini kini membuktikan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat sekitar perusahaan. Usaha yang digeluti harus seirama dengan lingkungan masyarakat sekitar untuk memberikan efek positif dan tidak melulu hanya berbicara keuntungan. Pasalnya, bagaimanapun juga bahwa kepentingan bisnis jangka panjang dicapai tidak hanya melalui pertumbuhan dan laba. Namun juga sejalan dengan kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan hidup dan perbaikan kualitas hidup. Berangkat dari itulah, perusahaan tersebut menyadari pelaksanaan kegiatan corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan bukan hanya sebagai kewajiban yang tertuang dalam UU Perseroan Tahun 2007, tetapi juga kebutuhan sebagai manifestasi dalam etika bisnis. Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Jawa Timur yang dikenal sebagai kampung kumuh. Sehari-harinya diselimuti debu pekat akibat kondisi jalan yang rusak parah. Kini mulai berubah. Kawasan kumuh yang dulu dikenal luas, kini menjadi kawasan wisata kampung markisa. Meski daerah ini tidak memiliki lahan perkebunan khusus, namun bisa disulap menjadi kebun markisa. Setiap lahan pekarangan rumah warga dimanfaatkan untuk tanaman satu ini melalui pot. Selasa (13/2/2018), Surabaya Pagi mencoba menyusuri kampung ini, untuk melihat langsung tanaman markisa yang kerap digaungkan perusahaan plat merah itu. Hasilnya, waow. Sepanjang jalan puluhan pot berjejer dengan tanaman markisa. Bahkan, tanaman ini kini mulai berbuah. Diprediksi, tanaman ini ini tak lama lagi bisa dipanen oleh warga. Markisa adalah buah yang bisa diolah menjadi minuman sirup. Namanya sirup markisa. "Alhamdulillah, sudah mulai berbuah. Nanti kalau panen akan diolah menjadi sirup markisa," ujar warga setempat. Mis Keterangan Ft.2 Tanaman markisa Pulopancikan menjadi pemandangan menarik untuk dikunjungi. (Ft. MIS/SP)
Tag :

Berita Terbaru

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo terus m…

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…