Peletakan Batu Pertama Rumah Dosen Native Uwika Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Universitas Widya Kartika (Uwika) Surabaya segera membangun rumah dinas/mess bagi dosen native dari Tiongkok yang mulai mengajar tahun ini. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rektor Uwika Murphin J Sembiring, Ketua Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI), Herman Halim, Henry Dermawan, Ketua Umum Lembaga Koordinasi Pendidikan Bahasa Tiong Hoa (LKPBT) Jatim, serta para donatur yang dikoordinir oleh Chen Ping Hoo, (19/2/2018) di Jl. Sutorejo Utara, Surabaya. Penetapan lokasi rumah tinggal dosen native telah melalui serangkaian studi kelayakan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya mobilitas, aksebilitas, dan ketersediaan utilitas. “Kami telah melakukan serangkaian studi kelayakan dan pihak yayasan menetapkan rumah tinggal dosen native di Sutorejo. Agar rumah dosen native menjadi bagian peningkatan mutu kami,” terang Murphin, sekaligus ia membuka kesempatan lebar berupa keringanan biaya bagi warga Sutorejo yang ingin melanjutkan kuliah reguler S1 di Uwika. Kedatangan dosen dari RRT tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dalam bidang bahasa Mandarin. Seperti dilansir dari gambaran sejarah dan kiprah Uwika, program studi bahasa Mandarin Uwika merupakan yang tertua di Jatim sejak 2001. Sejak berdiri resmi sebagai jenjang D3 kemudian seiring perkembangan jaman melebur menjadi program S1 pendidikan bahasa Mandarin mulai 2012 lalu. “Selama ini Uwika telah memproduksi guru - guru bahasa Mandarin. Karena kami menyadari masa depan Indonesia akan tergantung dengan Tiongkok dalam hal ini korelasi bisnisnya,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Herman Halim, M.B.A, selaku Ketua YPPI turut mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang dimotori oleh Chen Ping Hoo, sehingga terwujud untuk membuat mess guru dari Cina. Donatur tersebut diantaranya adalah Sutatno Sudarko (Platinum Keramik), Suriantoro Siswanto, dan Singgih Gunawan (Kopi Kapal Api). Pihaknya mengatakan bahwa yayasan tersebut telah berdiri sejak 1970 dan kini estafet kepengurusan diserahkan kepada Herman Halim. Keberhasilan tentunya harus didukung seluruh sivitas akademika dan masyarakat Surabaya. Ia mengharapkan YPPI harus berbenah diri dan dengan kepengurusan baru bisa mewujudkan visi misi di era digital. “Saya anggap yayasan ini adalah milik publik dan kita jaga, estafet ini akan kita pegang lebih baik dan melanjutkan YPPI hingga sepanjang masa,” papar Herman Halim. Sementara itu, tak ketinggalan Chen Ping Hoo, turut menyampaikan apresiasi atas usahanya mendapatkan donatur. Hingga akhirnya mampu mewujudkan pelaksanaan pembangunan mess dosen yang telah lama dirancang ini. “Mudah - mudahan bahasa Mandarin bisa berkembang dengan baik demi mengatasi globalisasi ekonomi. Dan pembangunan mess ini bisa terlaksana dengan lancar serta bisa menciptakan sarjana yang bisa berkontribusi kepada masyarakat dan ekonomi kita di bawah bendera merah putih,” papar Chen Ping Hoo. Saat ini di Jatim sendiri hanya terdapat enam universitas yang memiliki pendidikan bahasa Mandarin yaitu Uwika, UK Petra, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Malang. “Oleh karena itu Uwika harus tetap memacu diri supaya terus berada di depan dengan ikon universitas bahasa Mandarin. Jika guru- gurunya baik akan mencetak guru bahasa Mandarin berkualitas yang memberi multi player effect yang sangat besar di Jatim,” pungkas Chen Ping Hoo. Byob
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…