Damri di Surabaya Gulung Tikar.

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tidak hanya taxi konvensional dan angkutan kota (Angkot) saja yang terkena imbas dari maraknya transportasi online di Surabaya, perusahaan transportasi BUMN pun mulai memasuki masa krisis. Bahkan, Perum Damri berencana menutup semua rute-nya yang selama ini beroperasi di Kota Surabaya. Menurut Purwanto, General Manager Perum Damri Cabang Surabaya, penurunan load factor penumpang sudah terjadi sejak 2009 lalu sejak jembatan Suramadu resmi dibuka untuk umum. Saat ini penurunan terjadi hingga 20 persen, dan kini diperparah lagi dengan adanya moda transportasi online sehingga penurunan drastis pun semakin menjadi yakni turun hingga 60 persen. "Kini beberapa rute bus ekonomi seperti P1 yakni trayek Purabaya-Darmo-Indrapura hingga Tanjung Perak serta P2,P3 hingga P7 untuk alur Purabaya-Dupak-Tambak Oso Wilangun semua yang non AC sudah kami tutup karena penumpangnya sekali jalan paling banyak hanya 10-15 orang," aku Purwanto. Purwanto juga membeberkan saat ini yang menguntungkan hanya trayek bus yang ke arah bandara Juanda. Dan manajemen Damri pusat sudah mengintruksikan agar trayek reguler yang melayani seluruh wilayah Kota Surabaya ditutup saja. Sebab secara bisnis tidak menguntungkan. Apalagi dari 202 armada bus Damri yang ada di Cabang Surabaya yang saat ini bisa beroperasi hanya 100 armada saja, sisanya harus dikandangkan. "Tetapi kami belum mau menyerah begitu saja, kami masih mengupayakan agar pemerintah Kota Surabaya bisa memprioritaskan transportasi umum ini. Apalagi dengan adanya rencana pembuatan Trans Surabaya oleh Walikota Surabaya, kami berharap Damri yang dimanfaatkan," harap Purwanto. Hal yang sama juga diungkapkan Bambang Haryo Soekartono, Anggota DPR RI, Komisi VI ini berharap Walikota Surabaya menyelamatkan transportasi umum Damri, sebab Damri merupakan salah satu moda transportasi massal yang terbukti efektif dalam pengangkutan orang. Dan pemerintah juga harus selektif dan lebih ketat dalam membolehkan transportasi online untuk beroperasi di Surabaya. "Apalagi nanti akan ada wacana pembuatan Trans Surabaya, sebaiknya tidak perlu menghabiskan anggaran untuk membeli bus baru sepeti yang dilakukan pemerintah Jakarta untuk membeli armada Trans Jakarta dan akhirnya banyak yang rusak. Kenapa tidak menggandeng armada Damri saja yang sudah ada, sehingga tak perlu menghamburkan uang utuk membeli bus khusus," ungkap Bambang Haryo ketika berkunjung ke Damri Cabang Surabaya dalam rangka Reses, Selasa (20/2/2018) sore. Fenomena lesunya bisnis Perum Damri ini membuat pemerintah harus berpikir ulang agar kebijakan transportasi massal benar-benar harus diperketat. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, apalagi jika Damri gulung tikar, dipastikan akan banyak pengangguran baru yang akan menjadi masalah baru bagi Kota Surabaya. "Kami membawa permasalahan ini ke ruang sidang, apalagi ini menyangkut haknya warga untuk mendapatkan transportasi massal yang laik," tandasnya. (bj/irs)
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…