Pelakor Lebih Sering Dibully Dibanding Pebinor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Maraknya kasus perebut laki orang atau pelakor memberi kekhawatiran tersendiri di masyarakat. Bahkan, tak sedikit yang mengucilkan perempuan yang dituding pelakor. Pelakor cenderung dianggap negatif oleh masyarakat dibandingkan kasus pria perebut bini orang atau pebinor. Menurut psikolog anak dan keluarga yang juga Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani, Sani Budiantini, hal itu karena konsep pria yang memiliki kekuasaan. "[Masyarakat] kita itu patriakal, jadi laki-laki lebih memiliki kekuasaan lebih besar dibanding perempuan. Kalau mereka yang merebut istri orang, malah perempuannya yang lebih disalahkan," ujar Sani kepada VIVA. Menurut dia, masih banyak kalangan yang menganggap perempuan merupakan objek yang mesti disalahkan. Hal ini tentu tidak jauh dari kebudayaan yang dianut di Tanah Air. "Budaya yang dianut di sini adalah perempuan masih menjadi objek. Jadi jeleknya, kalau ada sesuatu yang buruk dilakukan, perempuan yang disalahkan," lanjut Sani. Kebudayaan tersebut yang membuat kaum pria lebih banyak dibela oleh masyarakat. Sayangnya, Sani belum melihat ada solusi untuk mengubah pemikiran seperti itu di masyarakat. "Sistem pembelaan terhadap laki-laki masih lebih banyak, misalnya kasus kekerasan dalam rumah tangga pada perempuan. Pasti tetap perempuannya yang disalahkan, karena perempuan masih dianggap nomor dua dan masih sulit mengubah pikiran seperti itu," kata dia. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …