Sebagian Besar Warga Masih Bertahan di Rumahnya Me

Luapan Bengawan Solo di Lamongan Banjiri 23 Desa di 6 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah tiga hari Sungai Bengawa Solo ini meluap. Bahkan ketinggian air terus naik, siaga merahpun belum dicabut oleh BPBD Lamongan, jumlah desa yang terkena banjir yang ada di bantaran kini sudah 23 Desa, warga yang ada di bantaran diminta untuk waspada dan meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang aman. Seperti yang disampaikan oleh Suprapto Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Minggu (25/2), ketinggian air Bengawan Solo sudah hampir seminggu ini trendnya naik terus. Apalagi hujan deras dan ringan yang ada di Hulu wilayah Solo dan sekitarnya intensitasnya cukup sering. Ke 23 desa yang rumahnya terendam luapan air Sungai Bengawan Solo, meliputi 9 Desa yang ada di Kec Laren diantaranya Desa Durikulon, Centini, Keduyung, Pesangrahan, Bulutigo, Siser, Plangwot, Mojoasem dan Laren .Sedangkan di Kec Maduran, terdapat 3 Desa meliputi Desa Parengan, Gedangan, dan Jangkungkusumo. Selanjutnya untuk wilayah Kecamatan Babat terdapat 3 Desa yang terendam air, meliputi Desa Banaran, Truni dan Kelurahan Babat tepatnya di Dusun Tanggul Kantong."Rumah di 23 Desa kini terendam tersebut adalah yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo,"akunya sambil menyebutkan ke 23 Desa itu setidaknya ada 1.693 rumah yang kebanjiran. Rumah warga lanjut Prapto, yang berada di luar bantaran Sungai Bengawan Solo sampai saat ini masih aman belum ada yang kebanjiran, karena tangkis negara sesuai yang disampaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, menyebutkan kondisi tangkis negara Bengawan Solo masih aman, meski kecendrungan air terus meningkat. "Air terus naik, saya minta warga yang rumahnya berada di bantaran sungai untuk waspada, bila perlu sedini mungkin harus segera meninggalkan rumah ke tempat yang aman,"pintanya. Selain merendam rumah di bantaran, banjir luapan sungai Bengawan Solo ini tambah Prapto, juga merendam lahan pertanian dan jalan kampung."Semua yang kebanjiran adalah berada di Bantaran,"terangnya. Sementara itu, berbagai bantuan sudah didistribusikan ke lokasi titik banjir, mulai sembako, gesek, glangsing, pacul, terpal, perahu, dan sepatu boks sudah. "Semua elemen masyarakat diharapkan terlibat gotong royong,"ujarnya. Untuk mengantisipasi adanya luapan air dari Bengawan Solo tambah Prapto, sejumlah tanggul oleh warga dan aparat pemerintahan, telah ditinggikan dengan memasukkan tanah ke dalam karung."Sudah ribuan karung sudah kita distribusikan ke kantong-kantong desa yang menjadi langganan Banjir,"pungkasnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…