Karaoke Keluarga Bandel, Masih Jual Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, - Karaoke keluarga di Surabaya tak hanya didominasi NAV atau Happy Puppy. Kehadiran karaoke artis ibukota seperti Melly Gooeslaw, Inul Daratista, Anang Hermansyah dan Ahmad Dani, menambah ramainya tempat hiburan di kota pahlawan ini. Namun sayang, mereka tetap bandel dengan menyediakan minuman keras (miras). Padahal karaoke yang mereka jual adalah karaoke keluarga. ------------ Laporan : Firman Rachman Meskipun Perda Kota Surabaya Nomor 23 tahun 2012 tentang Kepariwisataan menegaskan karaoke keluarga tak boleh menjual minuman mengandung alcohol, tapi nyatanya tetap saja terjadi pelanggaran. Seperti terlihat di beberapa karaoke keluarga di Surabaya. Ta Salah satu karaoke keluarga yang kerap menjadi sasaran razia adalah Suka-suka di Kapas Krampung Plaza (Kaza) Surabaya. Meskipun tak hanya Suka-suka karaoke, beberapa karaoke elite seperti Nav, Melly Gooeslaw dan Master Piece pun juga menyediakan minuman berlakohol berbagai jenis. Surabaya Pagi mencoba mendatangi beberapa tempat karaoke keluarga seperti Melly Goeslow di komplek Giant Margorejo Surabaya. Di situ, ada beberapa tawaran menu dengan paket hemat diantaranya jika memesan minuman beralkohol dengan nominal tertentu akan mendapatkan gratis room karaoke selama dua jam. Tak pelak, banyak peminat karaoke yang memanfaatkan promo tersebut. "Di sini murah, ada harga 150 ribu, bisa gratis room dua jam," kata Rizky salah seorang pengunjung yang ditemui Surabaya Pagi, akhir pekan lalu. Di karaoke tersebut, Rizky biasa menghabiskan ratusan ribu bersama teman-temannya. Disinggung apakah karaoke keluarga itu menyediakan LC, Rizky mengakui jika hal itu tidak pernah ditemuinya. "Saya biasa bawa dari luar, pribadi. Kalau di sini kayaknya gak ada deh mas," imbuhnya. Bergeser ke tempat lain, debuah karaoke keluarga di kawasan Wiyung Surabaya, Suka-Suka namanya. Disitu, pihak pengelola tak hanya menyediakan minuman beralkohol, melainkan juga membiarkan para purel bertebaran di karaoke keluarga yang kabarnya dikelola Happy Puppy ini. Meskipun, sumber mengatakan jika mereka juga dikoordinir oleh mami. "Ada sih mas yang ngoordinir. Jadi mereka gak standby di dalam, di luar parkiran kadang di mobil, kalau ada yang minta baru ditelpon sama orang dalam," kata sumber yang tak mau namanya disebut. Suka-Suka karaoke memang kerap bermasalah, seperti yang telah diungkap tim unit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Surabaya dan Satpol PP kota Surabaya pada 20 Januari lalu di Suka-Suka Kapas Krampung Surabaya. Petugas gabungan membawa sekitar empat botol minuman impor tanpa ijin. Bahkan pihak manajemen sengaja tidak mencantumkan di buku menu maupun struk penjualan untuk mengelabuhi petugas. "Kami temukan golongan C impor, Red Label empat botol dan puluhan botol miras golongan A. Mereka mengelabuhi petugas dengan tidak mencantimkan minuman tersebut dibuku menu, tetapi sesuai permintaan pengunjung," kata Kanit Tipiring, Ipda Satriono waktu itu. n
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…