Lawan Masalah Kulit Kusam dan Berjerawat dengan Masker Yogurt

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Masalah kulit yang menjadi musuh wanita yakni wajah tampak kusam, kulit kering atau juga berjerawat. Tapi Anda bisa melawannya dengan masker yoghurt alami yang sangat bermanfaat. Yoghurt selama ini hanya dikenal untuk menjaga kesehatan usus agar bebas dari masalah pencernaan. Tapi, nampaknya bahan yang mengandung probiotik baik itu bisa membuat kulit sehat dan tetap mulus. Di samping Anda menggunakan produk masker alami yang bisa menjaga kesehatan kulit juga, seperti kefir, miso, sauerkraut dan kombucha. Anda juga bisa menggunakan masker karena mengandung mikroorganisme yang bermanfaat untuk kulit. Dermatolog Dr Whitney Bowe dari New York City mengatakan, penelitian menyebutkan bahwa yoghurt manfaatnya besar untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, bahan ini belum populer, karena orang hanya menganggap untuk kesehatan usus saja. "Masalah kulit yang berasal dari peradangan kronis, seperti jerawat, eksim, hingga penuaan dini dapat ditangani dengan menggunakan masker yoghurt yang mengandung probiotik topikal," ujarnya dilansir Foxnews, Senin (12/3/2018). Karena kandungan probiotik dalam masker tersebut dapat menghancurkan virus, jamur dan bakteri berbahaya. Meski terdengar aneh tapi fungsinya lebih baik. Sebab, bakteri jahat dapat menjadi penghalang yang dapat merugikan kesehatan kulit. Karenanya, Anda harus mengimbangi dengan probiotik yang merupakan bakteri baik. Para ilmuwan juga telah menemukan fungsi sel sehat dari yoghurt. Menurut Bowe, mikrobiologi baik yang didapatkan tubuh akan berfungsi dengan baik, termasuk untuk melawan racun. Daripada Anda menggunakan sabun untuk kulit dan wajah yang justru mengandung bahan kimia berlebihan. Untuk kulit sensitif, dampaknya bisa bikin jadi kering, kusam, bersisik, dan efek buruk lainnya. Selain itu, studi menunjukkan bahwa probiotik juga dapat membantu memperkuat penghalang kelembaban kulit. Kulit juga bisa terhidrasi dengan baik agar lebih cerah dan bercahaya. Penggunaan masker yoghurt juga melindungi Anda dari penuaan dini dan tidak cepat keriput. "Bukti awal menunjukkan bahwa kulit yang menua dikaitkan dengan kolonisasi mikroorganisme yang tidak sehat di kulitnya," ujar Direktur Penelitian Kosmetik dan Klinis di Departemen Dermatologi Rumah Sakit Mount Sinai Dr Joshua Zeichner. Seiring bertambah usia, seseorang akan mengalami masalah pada kulitnya. Apalagi wanita juga dipengaruhi karena hormon estrogen. Maka itu, sejak remaja Anda bisa menggunakan yoghurt sebagai pengganti kosmetik untuk merawat wajah dan kulit tubuh secara menyeluruh. Bahan alami ini juga bisa dikonsumsi setiap hari, untuk mendapatkan manfaat lainnya yang tidak kalah menguntungkan. Seperti Anda jadi jarang sakit, terhindar dari gangguan pencernaan, lawan flu, dan sebagainya. (oz/02)
Tag :

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…