Warga Terus Menyemut, Ingin Melihat Langsung Proses Evakuasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian ambruknya jembatan widang terus berdatangan. Bahkan pada sore hari warga yang melihat dari dekat proses evakuasi ini malah semakin banyak. Dari pantauan Surabayapagi. com di lokasi kejadian, warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berdatangan, bahkan dari mereka rela berpanas-panasan, sampai ada yang di bawa jembatan nasional penghubung Tuban dan Lamongan ini. Warga ini rata-rata dari wilayah Lamongan dan Tuban. Bahkan ada diantara mereka dari luar daerah, yang ingin melihat peristiwa ambruknya jembatan, yang menelan korban meninggal ini. "Saya dan teman-teman ingin melihat proses evakuasi ini seperti apa, "kata Rahmat warga Tuban. Hal senada disampaikan oleh Sony warga Lamongan. Ia jauh-jauh kepingin melihat peristiwa ambruknya jembatan widang ini. "Tadi saya tahunya lihat tv, karena saya anggap dekat dengan rumah, menempuh jarak 30 km saya tetap nekad untuk melihat langsung ke lokasi kejadian, "terangnya. Sementara itu, proses evakuasi dengan menggunakan mobil crane masih belum bisa membuahkan hasil. Mobil crane yang didatangkan dari Tuban ini tidak berhasil mengangkat truk yang terjatuh ke Sungai Bengawan Solo. Meski sudah 30 menit berusaha, namun mobil crane ini masih belum bisa mengangkat mobil truk, hingga akhirnya proses evakuasi diberhentikan sementara. jir
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…