Bagi Kendaraan Yang Sudah Masuk Lamongan Akan Dial

Kendaraan Dari SurabayaTujuan Pantura Bisa Melewati Jl Deandles

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Kemacetan parah tak terelakan pasca ambruknya jembatan nasional penghubung wilayah Tuban dan Lamongan. Hingga sore pantauan Surabaya Pagi. Com kemacetan jalan nasional ini sudah sepanjang 8 KM. Upaya untuk meminimalisir kemacetan juga terus dilakukan, dengan merekasasa lalu lintas, salah satunya meminta kendaraan besar dengan tujuan Pantura untuk melewati Jl Denadles dari Manyar, Paciran, Brondong hingga Tuban. Himbauan itu disampaikan oleh Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di lokasi kejadian, usai melakukan rapat koordinasi dengan bupati Tuban, dan Lamongan beserta jajaranya. "Kami barusan sudah melakukan koordinasi dengan pak bupati Lamongan dan Tuban, dan kami menyepakati tiga poin dalam upaya menangani kejadian ini, "ujarnya dihadapan wartawan. Tiga poin tersebut lanjutnya, adalah upaya mengangkat truk, Polisi melakukan penyelidikan, dan penanganan arus lalu lintas."Itu upaya kita, agar segera mengetahui apa penyebab kejadian ini, pihak kepolisian yang akan melakukan penyelidikan, " terangnta. Terkait dengan kendaraan lanjut Budi, kendaraan jenis kecil masih bisa memanfaatkan jembatan yang ada di sisi timur. "Untuk jembatan yang ada disisi timur masih bisa dilewati oleh kendaraan kecil dua arah, tapi kendaraan besar yang sudah terjebak juga masih bisa melewati, hanya saja harus pakai buka tutup, "terangnya. Untuk kendaraan besar dari Surabaya dengan tujuan Pantura hingga Jakarta, yang masih di jalan tol, untuk mengalihkan kendaraanya melewati Pantura jalan Deandles. Kecuali kendaraan yang sudah masuk wilayah Lamongan akan diarahkan melalui jalur Bojonegoro, Blora hingga ke wilayah Jawa Tengah. jir
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…