Cerita Korban Selamat Tragedi Ambruknya Jembatan C

Korban Pengendara Motor Sempat Terjepit Diantara Dua Body Truk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Moh Rizal Afiludin (20) warga Dusun Pluro Desa Sumurgenuk Kec Babat Lamongan adalah satu dari dari 4 korban yang selamat, dalam tragedi ambruknya jembatan cincin yang menghubungkan dua wilayah Tuban dan Lamongan. Korban selamat yang bekerja sebagai pegawai koperasi simpan pinjam di Tuban itu, saat ini hanya menjalani rawat inap, karena hanya mengalami luka ringan dibagian kaki dan tangan kiri. Meski terlihat wajah yang trauma, namun pria 20 tahun ini masih bisa diajak komunikasi dengan sejumlah wartawan yang mewawancarainya di rumahnya. Dengan sangat berhati-hati korban ini sedikit demi sedikit membuka memorinya dalam tragedi yang tidak disangka sama sekali itu. Sambil didampingi Kapolsek Babat Kompol Agus Adi Wahono yang datang memberikan bantuan kepada korban ini, korban lulusan SMK jurusan farmasi ini menyebutkan kalau ambruknya jembatan tidak didahulu bunyi apapun. "Ya ambruk gitu saja, tidak ada bunyi apa-apa disekitar jembatan, "aku Rizal. Sebelum kejadian ia bersama temanya Ubaidillah Masum, warga Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang. Korban selamat usai janjian dengan calon nasabah di depan Puskesmas Babat. Usai ketemuan itu dirinya kembali ke kantor Koperasi di desa Rembes Palang Tuban, dan melewati jembatan kembar tersebut. Saat melewati itu, dirinya tidak ada firasat apapun, meski dirinya ada diboncengan belakang. "Yang mengemudi motor Ubaidillah, saya yang dibonceng, "terangnya sambil menjelaskan kalau saat kejadian kondisi jembatan di sisi barat sangat sepi, hanya ada motornya dan tiga truk di depanya. Sekitar pukul 10.45 wib, ia melintasi jembatan itu, dan persis di depan motornya ada tiga truk, dan satu truk logistik Semen Indonesia terlihat mendahului truk lainya. "Saya sempat melihat truk semen mendahului truk lainnya, setelah itu jembatan ambruk, "terangnya. Ketika jembatan ambruk itu, dia terpelanting diantara body truk, bahkan sempat ada dibawa truk. Dengan sekuat tenaga ia menyelamatakan dirinya yang terjepit dua body truk. "Saya sempat terjepit di dua body truk, tapi alhamdulillah saat itu saya masih sadar dan menyelamatkan diri ke pinggir sungai, "katanya lemas. Usai menyelamatkan diri, ia mencari temanya Ubaidillah. Ia tahu kalau temanya ini tidak bisa renang sehingga ia sempat panik dan mencarinya. Namun ia bersyukur kalau temanya juga selamat, dengan memegangi bagian body truk. "Alhamdulillah teman saya juga selamat mereka memegangi diantara body truk karena memang tidak bisa renang, "akunya. Usai temanya ketemu itu baru ada beberapa orang yang menolong dirinya dan sopir truk. Dan membawanya ke Puskesmas di Widang Tuban. "Saya sempat dibantu masyarakat dan dibawa me Puskesmas, "terangnya. Atas kejadian ini HP Oppo miliknya hilang, karena saat kejadian HP itu dipegang korban. "Saya kehilangan HP untuk uang dan dompet masih ada, karena saya taruh tas rangsel, "ungkapnya. Sementara itu, Kapolsek Babat datang bersama dengan anggotanya untuk sekedar meringankan beban korban dengan memberikan bingkisan buah dan sejumlah uang. "Ya ini bentuk perhatian kami di Kepolisian atas tragedi yang dialami oleh Mas Rizal, Semoga bantuan ini bermanfaat, "harap Kapolsek Babat Kompol Agus Adi Wahono.jir
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…