Pemkot Surabaya Kembali Sediakan 200 Beasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya kembali membuka kesempatan bagi putra-putri berprestasi, khususnya dari kalangan keluarga tidak mampu, untuk mengajukan bantuan program beasiswa pendidikan. Tahun ini, Pemkot Surabaya telah menyediakan sebanyak 200 bantuan beasiswa bagi generasi emas tersebut. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, hingga saat ini Pemkot telah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk mahasiwa di delapan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tersebar di Surabaya. Pada ajaran semester baru, Pemkot Surabaya melalui Dispendik kembali membuka kesempatan bagi putra-putri Surabaya untuk mengajukan bantuan program beasiswa generasi emas tersebut. “Untuk penerima beasiswa generasi emas yang sudah berjalan proses pencairan telah terealisasi. Sementara untuk tahun ini, Pemkot kembali menyediakan 200 beasiswa bagi generasi emas,” Kata Ikhsan, di Kantor Dispendik Surabaya, Jum’at, (20/4). Disampaikan Ikhsan, mahasiswa yang telah diterima ataupun telah dinyatakan lolos Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) bisa langsung mengajukan beasiswa ke Pemkot Surabaya ataupun melalui Dinas Pendidikan. “Syaratnya, mahasiswa tersebut telah diterima dulu di salah satu PTN Surabaya. Termasuk yang telah dinyatakan lolos SMPTN,” ujar pria berkacamata ini. Dari delapan PTN tersebut, Ikhsan menjelaskan, terdiri dari Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim. “Kami telah bekerjasama dengan delapan PTN agar proses pencairannya langsung dari dinas ke kampus. Sedangkan untuk uang transport, akan diberikan langsung ke mahasiswa,” jelasnya. Adapun beberapa syarat untuk mendapatkan bantuan beasiswa, Ikhsan menyampaikan, sebelumnya mahasiswa tersebut telah diterima ataupun sudah menjalankan pendidikan di salah satu dari delapan PTN, kemudian mahasiswa tersbut berasal dari keluarga tidak mampu. “Selanjutnya, nanti akan kita lakukan survey, untuk menetapkan mahasiswa tersebut layak atau tidaknya mendapat bantuan program beasiswa generasi emas tersebut,” terangnya. Mantan Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya ini menuturkan, mahasiswa penerima program generasi emas akan mendapatkan fasilitas berupa biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan kampus masing-masing, tunjangan biaya pendidikan Rp 750 ribu tiap semester dan uang transport sebesar Rp 500 ribu per bulan. “Namun, jika mahasiswa tersebut sudah mendapatkan bantuan program bidik misi, maka tidak boleh dobel. Supaya penerima bantuan beasiswa untuk kalangan kurang mampu bisa merata,” imbuhnya. Ikhsan menambahkan, program ini merupakan salah satu upaya dari Pemkot Surabaya dalam rangka percepatan mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan yang efektif adalah melalui program pendidikan. Kalau pendidikan seseorang bagus dan tinggi, maka seseorang bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Maka otomatis mahasiswa tersebut bisa mengangkat derajat keluarga ataupun membantu saudaranya. “Oleh karena itu, ibu wali kota punya program beasiswa generasi emas bagi keluarga yang tidak mampu,” pungkasnya. Alq
Tag :

Berita Terbaru

Dilanda Hujan Deras, Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo Lumpuh Total Gegara Pohon Tumbang

Dilanda Hujan Deras, Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo Lumpuh Total Gegara Pohon Tumbang

Minggu, 08 Mar 2026 15:51 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diterjang hujan deras di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, membuat sejumlah pohon yang mayoritas berjenis pohon…

Tiga Tahun Terakhir, Dinsos P3APMD Catat Tren Adopsi Anak di Tuban Melonjak

Tiga Tahun Terakhir, Dinsos P3APMD Catat Tren Adopsi Anak di Tuban Melonjak

Minggu, 08 Mar 2026 15:48 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Tuban mencatat…

Himbau Warga Tak Panik, Pemkab Lumajang Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman

Himbau Warga Tak Panik, Pemkab Lumajang Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman

Minggu, 08 Mar 2026 15:33 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat viralnya media sosial (medsos) yang mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Jawa Timur lantaran adanya…

Pasokan Dipastikan Melimpah, Pemkab Jember Dapat Tambahan 400 Ribu Liter BBM

Pasokan Dipastikan Melimpah, Pemkab Jember Dapat Tambahan 400 Ribu Liter BBM

Minggu, 08 Mar 2026 15:22 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti viralnya fenomena panic buying lantaran stok bahan bakar minyak (BBM) dikabarkan hanya bisa bertahan 20 hari membuat…

Jadi Perhatian Serius Pemkot Malang, Menu MBG Berbelatung Viral di Medsos

Jadi Perhatian Serius Pemkot Malang, Menu MBG Berbelatung Viral di Medsos

Minggu, 08 Mar 2026 12:31 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 12:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali viral lantaran ditemukan ulat atau belatung pada menu makanan yang dibagikan kepada siswa…

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Bulan Puasa, Kafe di Sukodono Sidoarjo Dirazia Gegara Sediakan LC hingga Miras

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti penutupan tempat hiburan malam saat di Bulan Ramadhan justru tidak dipatuhi oleh salah satu cafe di Kecamatan…