Sebulan Hanya Menerima Gaji Rp 300 Ribu

GTT dan PTT di Lamongan Masih Keluhkan Minimnya Kesejahteraan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Kesejahteraan para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non katagori di Lamongan masih sangat minim. Bagaimana tidak, mereka ini sebulan hanya menerima honor dari lembaga pendidikan tidak lebih Rp 300 ribu per bulan, padahal UMK di Lamongan sudah menembus Rp 1,8 Juta. Kondisi yang masih jauh dari harapan, apalagi beban menjadi guru sangatlah berat itulah, para Guru dan pegawai yang tergabung dalam forum GTT/PTT ini, sangat berharap Pemerintah Daerah untuk memperhatikan kesejahteraan. "Kita ini tugas nya jelas, ikut mencerdaskan generasi penerus bangsa, tapi kita masih jauh mendapatkan apa yang kita inginkan dalam hal ini persoalan kesejahteraan, "kata Sukron Koordinator GTT/PTT Lamongan, Senin (23/4/2018). Disebutkan olehnya, para GTT dan PTT setiap bulanya hanya menerima honor Rp 200-300 ribu, dan ini ada rencana akan menerima tunjangan dari Pemkab sebesar Rp 200 ribu. "Kalau kita bandingkan dengan UMK Lamongan masih jauh, dan Pemkab menjanjikan akan memberikan tunjangan Rp 200 ribu per bulan, "terangnya. Meskipun lanjut Sukron dana tunjangan dari Pemkab tersebut masih belum diberikan sampai saat ini."Hingga saat ini masih belum menerima,"kata Sukron menambahkan. Ia berharap kedepanya, agar tunjangan dari Pemkab tidak Rp 200 ribu, tapi Rp 500 ribu perbulan sehingga kesejahteraan para guru Tidak Tetap Non Katagori di Lamongan kesejahteraanya terangkat."Kalau UMK Lamongan saja Rp 1,8 juta, wajar sekali kalau Pemkab memberikan tunjangan Rp 500 ribu, "harap Sukron. Sementara itu, sebelumnya GTT Lamongan tersebut masih menolak Surat Keputusaan (SK) Bupati Lamongan terkait penugasan sebagai tenaga pendidik dan pegawai administrasi di Kabupaten Lamongan. “Sebenarnya yang kami inginkan adalah SK Pengangkatan, bukan SK Penugasan. Karena dengan SK Pengangkatan tersebut sebagai referensi untuk mendapatkan NUPTK bagi yang belum punya. Dan NUPTK tersebut salah satu syarat untuk mengikuti sertifikasi," ungkap Sukron yang juga menyebutkan , SK Penugasan dari Bupati Lamongan tidak memiliki implikasi apapun terdahap nasib GTT/ PTT. GTT Lamongan berharap adanya SK Pengangkatkan dari Bupati karena diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan karena salah satu dampak dari sertifikasi guru adalah mendapatkan tunjungan. Saat hearing GTT/PTT beberapa waktu lalu denan Disdik Lamngan dan Komisi D DPRD , Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito, berharap agar para GTT/ PTT menerima SK Penugasan tersebut karena konsekuensinya dapat menerima anggaran dari daerah. “Kita berusaha agar seluruh anggota GTT/PTT kesejahteraanya terangkat. Maka dari itu berharap agar SK Penugasan dari Bupati diterima,” tegas Adi Suwito serius saat itu.jir
Tag :

Berita Terbaru

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…