SURABAYAPAGI, Surabaya- Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur memiliki bidang yang menangani para balita terlantar di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Anak Balita (PSAB), Jl. Wolter Monginsidi 25, Sidoarjo.
UPT PSAB tersebut telah menampung puluhan balita malang yang ditelantarkan begitu saja oleh orang tuanya. UPT ini biasanya juga menerima balita yang diserahkan langsung dari berbagai daerah di Jawa Timur meliputi Sidoarjo, Malang, Batu, Gresik dan sejumlah Kabupaten yang lain.
Jika para balita tersebut ditemukan di luar daerah Sidoarjo, maka akan langsung dikirim di UPT PSAB setelah diproses kepolisian, surat kelahiran dari puskesmas atau rumah sakit tempat di mana sang bayi dilahirkan, yang kemudian diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
Sri Retno selaku Kasi Bimbingan dan Pembinaan Lanjut mengutarakan, fungsi dibentuknya UPT PSAB sendiri ialah mengambil alih peran sebagai orang tua asuh dan memenuhi kebutuhan si bayi dari fisik, kesehatan, mental, spiritual hingga pendidikan hingga umur 5 tahun. “Hingga suatu saat nanti para anak-anak ini mendapat adapter yang layak sesuai kewenangan UPT PSAB," ujarnya, Kamis (28/6/2018).
Untuk proses adopsi sendiri, UPT PSAB menerapkan seleksi yang cukup ketat bagi para calon orang tua asuh. Dalam proses adopsi UPT PSAB akan melakukan home visit kepada calon adosi untuk dilihat keadaan sosial ekonominya. Kemudian para calon orang tua harus melakukan proses pendekatan kepada anak-anak agar terjalin hubungan yang baik, ada rasa kasih sayang antara orang tua dan anak. Setelah itu, orang tua baru sah dapat melakukan proses adosi bersamaan dengan keluarnya SK pengasuhan yang dikeluarkan olah UPT PSAB.
“Jika dari usia 0-5 tahun anak anak tidak mendapat adapter yang layak, maka UPT PSAB akan merujuk anak-anak ke panti asuhan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak,” tegas Sri Retno lagi.
Ia berharap para anak-anak yang tinggal di UPT PSAB ini dapat memiliki kehidupan yang layak, dan mendapat perhatian yang khusus dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) dari pemerintah.
"Kalau kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak meski selama ini UPT PSAB masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, masyarakat umum dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial untuk mensejahterakan anak-anak terlantar yang tidak beruntung ini," tutupnya. byob
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…
Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB
RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…
Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB
SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…
Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB
KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …
Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB
Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak
SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …
Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…