SURABAYAPAGI.com, Pasuruan- Warga Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan dan Kelurahan Tembikrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Paauruan, bersama-sama aksi turun jalan. Ratusan warga ini korban terdampak proyek pembangunan jalan tol Gempas (Gempol - Pasuruan).
Warga marah, karena debu akibat lalu lalang kendaraan proyek (dump truk) dan kendaraan pengguna jalan lainnya merusak rumahnya. Debu sudah masuk dalam rumah dan bahkan hingga ke makanan yang ada di dapur. Dampak lainnya, jalan raya depan rumah mereka rusak hingga sering membuat kemacetan dan terjadinya kecelakaan.
Lebih parah lagi, warga yang selama ini hidup dari berjualan makanan dan pracangan serta dagang lainnya, macet total alias tidak jalan alias tidal laku. Para pedagang merugi dan rata-rata merka babgkrut. "Saya berbulan-bulan tidak bisa jualan nunggu proyek ini selesai. Nyatanya hingga sekarang belum kelar, " tandas Rozi, salah satu warga.
Sebelum warga turun jalan, sebenarnya berkali-kali berusaha untuk komunikasi. Tapi pihak pelaksana proyek tidak menggubrisnya. Humas proyek juga tidak pernah koordinaai dengan warga sekitar. "Kami berupaya komunikasi tujuannya untuk mencari solusi. Nyatanya tidak satupun pihak proyek yang menggubris, " tegas Fauzi, warga lainnya.
Tuntutan warga, minta jalan segera diperbaiki. Lalu minta aupaya tidak berdebu, agar dilakukan penyiraman setiap 1 jam atau rutin agar basah dan tak berdebu. Dump truk pengakut airtu atau tanah uruk dilarang melintas di jalan umum. Memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak. Utamanya para pedagang yang tidak bisa berjualan.
Ratusan warga datang pagi sambil membentangkan spanduk protes. Sebagian warga lainnya membakar ban di jalan. Akai warga dilakukan tepat di perbatasan Pemkab dengan Kota Pasuruan. Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, petugas Polresta mengalihkan jalur aman. Hingga berita ini diunggah masih dilakukan dialog antara warga dengan pelaksana proyek dimediasi petugas. dir
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…
Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB
Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB
RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…
Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB
SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…
Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB
KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …
Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB
Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak
SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …
Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB
Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…