Komisi D Keluhkan Kurangnya Transparasi Soal Penerimaan PPDB Tingkat SMP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil komisi D DPRD kota Surabaya, Junaedi, mengeluhkan kurangnya transparansi terkait penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Surabaya. Selain kurangnya tranparasi, dirinya juga menyebutkan syarat yang seharusnya sudah menjadi mekanisme penerimaan PPDB harus dicantumkan di progam online. “Artinya syarat-syarat seperti foto copy KK (Kartu Keluarga), ijazah dari SD (sekolah dasar) harus di tuangkan di dalam sistem online juga,” ungkap Junaedi Selasa (10/7). Sebab itu, lanjut Junaedi agar masyarakat dengan mudah mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus di bawa ke sekolah sebelum melakukan pendaftaran. “Jangan sampai warga masyarakat sudah ada yang diterima dia daftar kemudian disuruh kembali pulang syaratnya kurang lengkap, kan kasihan harus bolak balik,” katanya. Kurangnya transparansi PPDB ini, Politisi asal fraksi Demokrat tersebut memberikan contoh pada saat idul fitri ketika ada warga membuka online untuk melihat pendaftaran masih ada, namun selang beberapa hari di buka lagi online tersebut sudah tutup. “Hal itu juga perlu perbaikan transparansi soal penerimaan siswa yang harus dilakukan dinas pendidikan sebetulnya, dan juga kurangnya sosialisasi,” jelasnya. Lebih lanjut, jika memang semangatnya e-government seharusnya pemerintah sudah mencanangkan hal itu. Artinya, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) semuanya sudah melakukan itu termasuk dinas pendidikan (dispendik). Ditanya soal harus adanya penyegaran, pria yang sudah menjabat 2 periode di DPRD Surabaya ini mengatakan, itu menjadi kewenangan Walikota (Tri Rismaharini) untuk melakukan evaluasi. “ Kami di dewan hanya memberikan masukan dan pengawasan secara khusus bahwa seharusnya Dispendik setiap tahunya harus ada evaluasi,” pungkasnya. Alq
Tag :

Berita Terbaru

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nama Michael Steven bukan sosok baru di industri jasa keuangan Indonesia. Melansir berbagai sumber, ia dikenal sebagai pendiri PT…

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

"Ada saat-saat di mana saya benar-benar marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya berhasil menebusnya."Lionel Messi, Kapten Timnas…