83 Perusahaan Masih Buang Limbah di Kali Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekitar 83 perusahaan diduga masih membuang limbah yang melebihi baku mutu normal ke hilir kali Surabaya. Data Pemprov Jatim dari 153 Perusahaan di sepanjang Kali Surabaya, baru 70 yang taat aturan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Diah Ayu Sulistyorini mengatakan, masih belum taat aturan. Tahun 2018 ini DLH sudah memberikan sanksi administrasi kepada 7 perusahaan yang kedapatan membuang limbah di Kali Surabaya. Bila tidak ada perbaikan, maka akan direkomendsikan untuk ditutup. "Ada tujuh yang memang diberikan sanksi administratif. Kita terus melaksanakan pemantauan secara rutin," jelas Diah, kemarin (11/7/2018). Diah berharap, dengan memberikan sanksi tegas itu, maka baku mutu air di kali Surabaya akan semakin meningkat. "Target kami pada tahun 2019 baku Mutu ada pada angka 55, kalau sekarang masih 54," tegasnya. Selain limbah industri, pencemaran kali Surabaya juga berasal dari limbah rumah tangga seperti pokok bayi. "Salah satunya juga berasal dari limbah rumah tangga yang dibuang langsung ke sungai," katanya. Sementara itu, Koordinator tim patroli air Pemprov Jawa Timur Ainul Huri menambahkan limbah yang dibuang ke Kali Surabaya itu berpotensi menjadi limbah Bahan Baku Berbahaya (B3) yang dapat membahayakan kesehatan. "Jadi limbah yang dibuang memang melebihi baku mutu dan itu berpotensi menjadi B3 yang dapat membahayakan kesehatan jika airnya digunakan," kata Rabu (11/7/2018). Dia mengatakan, dari hasil patroli air, memang wilayah yang paling tercemar adalah kali Surabaya sepanjang 41 km. Pasalnya, di bantaran sungai itu berdiri pabrik-pabrik yang tidak mempunyai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memadai. "Jadi limbahnya langsung dibuang ke sungai. Ada bermacam-macam seperti limbah tekstil, MSG dan limbah pabrik kertas," tandasnya. Dijelaskannya, dari 153 perusahaan yang ada di sepanjang kali Surabaya, ada puluhan pabrik yang masih membandel. Mereka tetap membuang air limbah melebihi baku mutu yang ditetapkan. "Kita melakukan patroli rutin dan selalu mengawasi dan mengingatkan. Kalau sampai tetap membandel maka akan diserahkan ke proses hukum," tambahnya. Sementara itu, pemprov Jatim juga sedang membangun Kawasan Pengolahan limbah B3 terpadu di Desa Dawar Blandong Mojokerto dengan luas lahan 50hektar kerjasama Perhutani. Daya tampung Tempat Pengolahan Limbah B3 di Dawar Blandong Mojokerto itu pada tahap awal 2018 ini akan dibangun 5 hektar dengan kapasitas daya tampung limbah B3 sebesar 150ribu ton. Sisanya, tahun 2019 nanti akan dituntaskan untuk kapasitas limbah sebesar 1,5 juta ton per tahun. Rko
Tag :

Berita Terbaru

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Raffi Ahmad, Lirik Rp 429,25 miliar dari IPO

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau…

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Michael, Pernah Dinobatkan The Best CEO of Innovation

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nama Michael Steven bukan sosok baru di industri jasa keuangan Indonesia. Melansir berbagai sumber, ia dikenal sebagai pendiri PT…

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Messi, Semakin Sulit Disaingi

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 14:55 WIB

"Ada saat-saat di mana saya benar-benar marah karena gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya berhasil menebusnya."Lionel Messi, Kapten Timnas…