SURABAYAPAGI, Gresik - Pelarian Deddi Marihot Simanjuntak, yang paling dicari-cari polisi berakhir sudah. Dia bahkan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis di tangan polisi.
Warga asal Kedurus Dukuk 4/79 Karangpilang Surabaya itu, tewas ditembak oleh polisi pada saat hendak ditangkap di Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Petugas terpaksa melepas timah panas lantaran melarikan diri dari kepungan petugas.
Deddi (45) merupakan pelaku yang belakangan ini paling dicari-cari polisi dan masuk kedalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Tuban terkait kasus pencurian dengan kekerasan.
Tersangka sebelumnya melakukan tindak pidana curas dengan merampas dum truk nopol S 8679 HH.
Kapolsek Duduksampeyan AKP Darsuki yang dihubungi Surabaya Pagi membenarkan penembakan terhadap tersangka Deddi di wilayah hukum Polsek Duduksampeyan.
"Iya mas, benar. Anggota kami terpaksa melakukan penembakan katena ketika hendak ditangkap pelaku nyaris melukai anggota Polsek Duduksampeyan," ujarnya, Rabu (25/7/2018) pagi.
Menurutnya AKP Dasuki, sebelum peristiwa terjadi anggota piket Polsek Duduksampeyan menerima laporan ikhwal tersangka curas dari arah Tuban melarikan diri membawa dum truk sedang dikejar tim buser Polres Lamongan.
Usai menerima laporan dua anggota berangkat melakukan penghadangan di putaran timur simpang empat Duduksampeyan.
Nah, beberapa menit kemudian buruan polisi tersebut masuk di wilayah Duduksampeyan. Namun saat dihadang, pelaku malah hendak menambrak anggota Polsek Duduksampeyan, Bripka Ariyanto. Beruntung berhasil menghindar. Dump truk akhirnya berhenti karena arus lalu lintas sangat padat, dan terhadang kendaraan lain.
Meski sudah terdesak, pelaku masih hendak melarikan diri. Karena tidak ingin buruannya kabur, anggota buser Polres Lamongan, Aipda Supratono melakukan pengejaran dibelakangnya lalu menembak ke arah dada bawah sebelah kanan dan perut tersangka langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).
"Tersangka Deddi meninggal diatas truk, sedangkan satu tersangka lainnya yang duduk di sebelah pengemudi. Sahat Maruli Siahaan (35) warga asal Sambiarum Lor 2/49 Tandes, Surabaya yang berprofesi sebagai debt collector sudah kami amankan," tandas AKP Darsuki.mis
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB
Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kondisi carut marut perekonomian global dampak dari perang di timur tengah tak membuat kinerja APBN Mojokerto Raya…
Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB
Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…
Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB
SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB
SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…
Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB
Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB
SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…