Faida Beri Bantuan Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI,Jember-Bantuan yang diberikan di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis 4 Oktober 2018, ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan. Kepada wartawan, Bupati Faida menjelaskan penerima bantuan adalah masyarakat miskin dari enam kecamatan, yakni Silo, Arjasa, Jelbuk, Mumbulsari, Sukowono, dan Panti. Saat ini terpilih 60 kelompok, dengan 10 anggota tiap kelompok. Bantuan modal usaha yang diberikan masing-masing kelompok sebesar Rp. 20 juta atau setiap anggota kelompok sebesar Rp. 2 juta. Penyaluran dana bantuan ini melalui rekening perbankan, sebagai upaya inklusi keuangan dan aksesbilitas perbankan. Namun, pengelolaan dana tersebut tidak secara sendiri-sendiri. Pengelolaan secara bersama bertujuan agar memiliki kekuatan dalam menjalankan ekonomi di perdesaan. Pemerintah Kabupaten Jember melakukan pendampingan agar program pemerintah pusat ini berjalan lancar. Dana yang diterima tidak boleh dibagi untuk pihak di luar kelompok, tidak boleh dibagito alias dibagi roto. Jika ada tindakan seperti ini, Bupati Faida meminta masyarakat melaporkan untuk segera ditindaklanjuti. Kelompok penerima ini terdiri dari peternak kambing, produksi telur asin, bahkan warung sembako. “Mudah mudahan dengan bantuan modal usaha, mereka tidak berjuang sendiri-sendiri tetapi berkelompok, dan ekonomi mereka bisa lebih baik, juga keluar dari daftar masyarakat miskin,” terang Bupati Faida. Kepala Dinas Sosial Pemkab Jember Isnaini Dwi Susanti, SH. MSi. menambahkan, langkah-langkah mengurangi penyelewengan bantuan yakni dengan diberikan langsung oleh bupati. Dan, para penerima tahu apa yang diinginkan pemerintah. “Mudah-mudahan tidak terjadi ada penyelewengan,” ujarnya. Dinas Sosial akan senantiasa memonitor dan mengevaluasi. Ini adalah komitmen Dinas Sosial untuk mendampingi UMKM dengan turun ke masyarakat. “Membuka telinga lebar-lebar agar diketahui siapa yang perlu dibantu dan belum dibantu,” jelasnya. Ia berharap bantuan ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, Kementerian Sosial dan Dinas Sosial memiliki tujuan untuk mengentaskan kemiskinan. Program Kementerian Sosial yang dijalankan di Kabupaten Jember ini, menurut Susanti, untuk masyarakat perdesaan yang penuh semangat, mau bekerja, sehat, berusaha, dan berjuang bersama. “Syarat untuk bisa berhasil satu kelompok ini harus kompak, rukun, saling percaya dan saling menjaga,” tuturnya. Sebelumnya, Bupati Faida dalam pidatonya berpesan kepada penerima bantuan untuk menggunakan produk lokal dalam usahanya. Tujuannya untuk memperlancar usaha sesama warga Jember. Usaha yang dijalankan penerima bantuan ini tidak boleh hanya sesaat. Harus terus berlanjut hingga berhasil sesuai tujuan program. “Di tangan bapak ibu semua kesungguh-sungguhan usaha ini akan membuahkan hasil yang gemilang,” terang Bupati Faida. Bupati Faida berpesan agar program ini tidak disalahgunakan. Bupati meminta penerima bantuan untuk membuktikan sebagai warga Jember yang mampu memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya.ndik
Tag :

Berita Terbaru

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi…

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Meski di tengah semua serba era digitalisasi, perajin besek dari bahan baku bambu di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten…

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…