Matangkan Akreditasi 2018, Puluhan Sekolah di Kota Kediri Mendapat Sosialis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pelaksanaan akreditasi lembaga sekolah dan madrasah tahun 2018 Kota Kediri kian dekat. Agar pelaksanaan akreditasi berjalan lancar, Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar sosialisasi kepada sejumlah SD/Madrasah dan SMP Negeri/Swasta. Sosialisasi pembekalan akreditasi dilakukan di Ball Room Hotel Lotus Kota Kediri, Kamis (25/10/2018). Sebanyak 87 lembaga sekolah SD/Madrasah dan SMP Negeri/Swasta menjadi peserta sosialisasi. Pembekalan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, Cevy Ning Suyudi mengatakan, puluhan peserta ini merupakan lembaga sekolah yang dulunya melakukan akreditasi secara manual. "Kita berikan sosialisasi agar kedepan ketika sudah mulai akreditasi lembaga sekolah dengan menggunakan Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasan (SisPenA) secara online, maka sudah siap," ujarnya di kantornya. Cevy menjelaskan, akreditasi lembaga sekolah dilakukan selama empat tahun sekali. Sehingga sosialisasi tersebut diharapkan ketika sejumlah sekolah yang dulunya melakukan akreditasi dengan sistem manual, maka kedepan sudah siap menggunakan sistem online SisPenA. "Jangan sampai sekolah tidak ada persiapan. Kami ingin dalam akreditasi ini semua sekolah melakukan akreditasi dengan lancar," imbuh Cevy. Sementara Anggota BAN S/M Provinsi Jawa Timur, Dr. Ruddy Winarko menjelaskan, terdapat tiga hal yang diperlukan untuk para peserta sosialisasi. Menurutnya, tiga hal itu adalah legalitas lembaga, pemenuhan standar nasional pendidikan (SNP), dan yang terakhir belajar mengajar. Selain itu yang perlu dilakukan dalam sosialisasi akreditasi yakni mulai langkah persiapan, dan cara mengisi sistem akreditasi (SisPenA). "Kalau sudah bisa mendapat pembekalan kita harap bisa memperlancar kegiatan akreditasi lembaga," tandasnya. Dia mengungkapkan, sosialisasi ini juga dijelaskan tata cara mengenal sistem online SisPenA. Dalam sistem online ini lembaga tinggal mengunggah (upload), kemudian akunting dan asesor dapat melihat datanya dari sekolah. Selanjutnya, asesor dapat memasukan data hasil ujian langsung ke SisPenA. Ada beberapa syarat yang dapat digunakan untuk membuat akreditasi, di dalamnya memiliki surat izin, memiliki siswa atau murid, memiliki data guru dan nonguru, sarana, kemampuan, dan memiliki sarana dan prasarana (Sarpras). "Semua ini yang dikerjakan sekolah. Kami hanya mengingatkan agar sekolah itu mempunyai proses sesuai yang seharusnya dilakukan. Sehingga pada saat akreditasi tiba, sekolah tidak bingung lembur lembur. Kemudian dapat menghasilkan nilai yang maksimal," katanya. Lanjut Ruddy, disini kemungkinan sekolah masih kesulitan dalam memenuhi tenaga pendidikan dan sarana prasarana dalam penilaian akreditasi. Sebab disini nilai tenaga pendidikan dan saran prasaran masih terlalu tinggi. "Semua nilai ini tidak gampang, tapi saya yakin di Kota Kediri bisa memenuhi semua. Sebab jauh sebelum akreditasi mulai, di Kota Kediri justru sudah dilakukan sosialisasi agar semua sekolah lancar dalam mengurus akreditasi," pungkasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jelang Musda Demokrat, Michael Ungkap Semua DPC Dukung Emil Dardak Pimpin Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk k…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Demokrat Jatim Luncurkan JUARA

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat t…