Ketahui Aspek Kunci Keamanan Pangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Laporan Food and Agriculture Organization atau Organisasi Pangan Dunia menyebutkan hampir setengah miliar penduduk di negara-negara Asia Pasifik mengalami kelaparan. Salah satu masalah yang menjadi penyebab dari hal tersebut adalah ketidakamanan pangan karena sulitnya akses ke air bersih dan sanitasi di beberapa negara. Melansir New York Post pada Selasa (6/11), laporan tersebut menyatakan adanya dua faktor yang berkontribusi terhadap ketidakamanan pangan di Asia-Pasifik. Keduanya adalah bencana yang terkait iklim dan akses yang tidak memadai terhadap air bersih dan sanitasi. Sebuah studi di Indonesia yang dikutip dalam laporan tersebut menemukan, prevalensi stunting sangat erat kaitannya dengan akses ke kamar mandi yang lebih baik. Anak-anak yang keluarganya bergantung pada air yang tidak diolah lebih dari tiga kali, berisiko terkena stunting jika rumah mereka tidak memiliki jamban. Sementara itu, laporan tersebut mengatakan bahwa akses air minum menurun di daerah perkotaan. Banyak penduduk miskin di Asia Tenggara bergantung pada air kemasan yang diklaim baik untuk diminum. Namun, itu tidak menghindarkannya dari kontaminasi. Sebuah studi sampel di Kamboja menemukan, 80 persen dari air tersebut mengandung bakteri dan terkontaminasi tinja. Laporan ini menyebutkan, di India misalnya, usaha untuk mengakhiri praktek buang air besar sembarangan menjadi sangat menantang. Sebagian besar karena faktor adat. Di 2014, negara ini meluncurkan kampanye untuk mengakhiri aktivitas tersebut di 2019. Mereka juga meningkatkan cakupan jamban hingga 65 persen. Di kota-kota, kemajuan ini terlihat lebih cepat. Para penulis studi mengatakan, penyediaan air minum bersih yang cukup dan sanitas untuk mencegah penyakit, terutama pada anak-anak, sangatlah penting.
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …