Wanita Cantik Minta Penganiaya Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lia Vinata, perempuan cantik yang sempat di rawat di Rumah Sakit (RS) National Hospital akibat penganiayaan mendesak pada pihak kepolisian agar segera menahan Melissa Gustin. Ini setelah terlapor tersebut oleh penyidik Polrestabes Surabaya ditetapkan sebagai tersangka. Lia saat ditemui disalah satu rumah makan di Surabaya barat mengatakan, keinginannya tersangka ditahan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya. “Sejauh ini tidak ada upaya damai dari dia (tersangka). Justru dia melaporkan saya atas dugaan penganiayaan. Ini kan arogan,” kata pemilik rambut pirang berombak ini. Ayah Lia, Jimmy Lie mengungkapkan, Melissa melaporkan anaknya ke polisi karena merasa dirinya mencakar jaketnya. Jaket tersebut akhirnya robek. Menurutnya, laporan dari Melissa itu tidak benar dan justru mengarah pada laporan palsu. Pihaknya berharap agar polisi bisa lebih obyektif dalam memandang perkara ini. Rencananya, polisi akan melakukan gelar perkara kasus penganiayaan itu dengan terlapor Lia Vinata. “Saya harap polisi bisa melakukan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyelidikan),” ujarnya. Dugaan Penganiayaan Lia bermula saat dirinya mengantar anak di Kawasan perumahan Citraland beberapa waktu lalu, namun hendak berbelok ke arah Jalan Telaga Utama tiba-tiba ada mobil menabraknya dari arah kiri. Lia lantas turun dan menghampiri si penabrak, Mellissa. Lia menghampiri mobil tersebut namun Mellisa enggan keluar hingga akhirnya terjadi keributan. Alih-alih bertanggungjawab, Mellisa justru memanggil beberapa anggota keluarganya, termasuk ayahnya ke lokasi kejadian. Tak kunjung ada niatan baik dari Melissa, akhirnya Lia melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Lakarsantri. nbd
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…