Bisnis Gelap Pengedar Sabu, Dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aksi kawanan pengedar sabu dengan intensitas barang masuk yang cukup besar dibongkar Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, Sabtu (10/11) malam. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka yang sudah beraksi sejak 2014. Rata-rata setiap bulannya, para kawanan ini mendatangkan dua kilogram sabu yang dipecah dalam empat kali pengiriman per minggu. Hal itu dijelaskan oleh Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra yang turut dalam pengungkapan jaringan tersebut di Mojokerto. "Iya kami awalnya melakukan penyelidikan selama beberapa bulan memonitor pergerakan jaringan ini, kemudian beberapa kali kami temukan aktifitas masuknya barang dengan berat 500 gram per minggunya dari Aceh," beber Wisnu, Selasa (13/11) sore. Wisnu menyebut jika aktivitas masuknya barang haram yang diketahui dari Aceh Tikur itu sudah dilakukan tersangka Salem sejak 2014. Modal awal, tersangka membeli sabu itu dengan harga Rp35 juta per 500 gram. "Pangsa pasarnya sudah ditata oleh pelaku, kemudian pelaku membeli sabu itu melalui jaringan Aceh. pengirimannya melalui jalur darat dan ini sudah 2014 lalu," tambahnya. Dari penggerebekan itu petugas BNNP Jatim berhasil membawa sekitar 337 gram sabu sisa penjualan, tujuh unit handpone, beberapa kartu ATM dan buku tabungan. Selain mengungkap peredaran tersebut, petugas juga akan mengejar aset yang dimiliki oleh para pelaku dari hasil bisnis haram tersebut. "Ya kami akan bongkar semua termasuk tindak pidana pencucian uang, kami kejar aset yang bersangkutan," tandas Wisnu. fir
Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…