Warga Keluhkan Speed Trap Mayjen Yonosewoyo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya - Speed trap (pita pengejut) untuk menghambat kecepatan-kecepatan kendaraan di jalan Mayjend Yonosewoyo di seberang Lenmarc Mall banyak dikeluhkan pengendara yang melintas karena dinilai terlalu tinggi. Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengaku pembuatan speed trap tanpa koordinasi. Jika speed trap yang dibuat dirasa memang tidak sesuai standar dalam aturan maka Dishub Kota Surabaya akan menyurati pengelola atau pembuat speed trap dalam hal ini pengembang bukit darmo golf Surabaya. Seperti Riko salah satu pengendara yang mengeluhkan speed trap yang mengaku ketinggian speed trap di jalan Mayjend Yonosewoyo ketinggiannya 2 kali lipat dari biasanya, "Ujung speed trapnya juga lancip mbak tidak melandai karena itu pengendara banyak yang mengeluh" jelasnya pada Surabaya Pagi, kemarin. Tidak jauh berbeda dengan Agustinus yang merasa kasian pada pengendara yang membawa barang karena seringkali kerepotan dan harus lebih menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh, "Kalau bisa dilandaikan aja mbak dan speed trapnya tidak terlalu tinggi" tambahnya. Devi salah satu pengendara juga mengeluhkan hal yang sama, "Sekarang kalau lewat harus pelan banget mbak kalau gak gitu ya takut jatuh, yang gak biasa lewat sini ya kasian kalau gak tau speed trap ini bisa rem mendadak malah bahaya" tambahnya. nov
Tag :

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…