Asyiknya Belajar Sains dan Teknologi di Museum Adityawarman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - November 2018 ini, pemerintah membuka Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-Iptek) di Museum Adityawarman, sebuah museum kebudayaan terbesar di Kota Padang. Dengan adanya pusat peragaan sains dan teknologi, kini berkunjung ke museum tak sekadar belajar tentang budaya dan sejarah, namun juga mengulik kemajuan sains dan teknologi saat ini. "Lebih suka dengan adanya alat peraga ini. Bisa belajar sains di museum. Tadi sudah coba lima alat peraga. Favoritnya yang gaya listrik sama bola melayang ini," ujar Ardiman sambil memainkan alat peraga bola melayang di PP Iptek Kota Padang, Selasa lalu. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (IP) menyebutkan bahwa pemilihan Museum Adityawarman sebagai lokasi pembukaan PP Iptek bukan tanpa alasan. Selain karena Museum Adityawarman masih memiliki ruang untuk diisi 20 alat peraga sains dan teknologi, penggabungan antara museum dan PP Iptek diharapkan mampu menggenjot angka kunjungan ke museum. Langkah ini, ujar Gubernur, diharapkan mampu menarik wisatawan. "Ini selaras dengan upaya Pemda meningkatkan wisatawan. Caranya dengan menambah satu destinasi yakni Puspa Iptek ini," kata IP usai meresmikan Pusat Peragaan IPTEK di kompleks Museum Adityawarman, Selasa lalu. IP mengungkapkan, ke depan Pemprov Sumbar akan merancang pendirian kawasan PP Iptek terpadu yang lebih luas. Pembangunan PP IPTEK yang lebih luas, ujarnya, masih harus menunggu pembahasan anggaran dengan DPRD Sumatra Barat. "Ada beberapa alternatif untuk membangun. Namun belum. Yang ada dulu kami pakai," kata IP. Direktur PP-Iptek Kemenristekdikti, M Syachrial Annas, menambahkan bahwa Pusat Peragaan Iptek di Kota Padang kali ini merupakan science center atau pusat sains ke-24 yang dibuka di Indonesia. Sumatra Barat sendiri sebelumnya sudah memiliki pusat sains di Kota Sawahlunto. Pemeritah mencatat, sudah ada 18 provinsi yang memiliki science center. "Target kami, setiap provinsi memiliki science center sendiri-sendiri," ujar Syachrial. Ia juga meminta Pemda punya inovasi kebijakan untuk mendorong angka kunjungan ke pusat sains dan teknologi yang telah dibuka. Salah satu caranya, menurutnya, adalah dengan mewajibkan seluruh siswa sekolah untuk melakukan kunjungan ke PP Iptek. Syachrial memandang bahwa pengembangan PP Iptek diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas anak didik untuk melahirkan karya dan inovasi sains dan teknologi. "Karena daya saing bangsa Indonesia terutama dibangun oleh dua hal ini, sains dan teknologi," ujarnya. Sementara itu Kepala Museum Adityawarman Adi Saputra optimistis pembukaan PP Iptek mampu memperderas aliran pengunjung yang mampir di museum yang dikelolanya. Sejumlah program sudah ia siapkan untuk dijalankan di tahun 2019, di antaranya adalah bimbingan teknis yang mengundang guru-guru SMA di Sumatra Barat. Ia berharap, digandengnya para guru mampu meningkatkan minat siswa sekolah untuk berkunjung ke Museum Adityawarman, termasuk kunjungan ke PP Iptek. "Kunjungan juga bisa datang dari provinsi lain. Bengkulu misalnya, belum memiliki PP Iptek sendiri. Tinggal PR selanjutnya, museum butuh ruangan lebih luas untuk menampung seluruh fasilitas," katanya.
Tag :

Berita Terbaru

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus OTT yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, kembali menghadirkan sejumlah pej…

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – SGM Eksplor mengajak para orang tua, khususnya ibu, untuk memperkuat peran dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui pendekatan y…

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - PT BPR Jwalita Kabupaten Trenggalek raih golden trophy top BUMD award 2026. Golden trophy diraih bank e wong nggalek setelah…

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (…

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini memang marak stok LPG subsidi 3 kilogram (Kg) mulai langka di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kota…

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) di Kota Madiun, Jawa Timur, bakal menerima uang saku untuk kebutuhan biaya hidup (living cost)…