Kebutuhan Dana Tunai Naik, Gadai Emas Jadi Solusi Likuiditas Jangka Pendek bagi Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan likuiditas rumah tangga menjelang tahun ajaran baru mendorong peningkatan signifikan pada pembiayaan gadai emas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Hingga semester I 2026, outstanding pembiayaan gadai emas tercatat mencapai Rp13 triliun, atau tumbuh sekitar 100 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan dana tunai jangka pendek, khususnya untuk pembiayaan pendidikan, tanpa harus menjual aset yang dimiliki.

Emas menjadi salah satu instrumen yang banyak dimanfaatkan karena relatif mudah dicairkan dan tetap memiliki nilai ekonomi.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan tren ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan emas, tidak hanya sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, tetapi juga sebagai sumber likuiditas.

“Gadai emas menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa kehilangan kepemilikan aset,” ujarnya.

Selama enam bulan pertama 2026, transaksi gadai emas di BSI tercatat rata-rata mencapai 120 ribu transaksi per bulan. Tingginya aktivitas ini menunjukkan produk gadai emas semakin relevan di tengah kebutuhan pembiayaan jangka pendek masyarakat.

Dari perspektif ekonomi rumah tangga, gadai emas berfungsi sebagai bantalan keuangan (financial buffer) yang membantu menjaga stabilitas konsumsi, terutama pada periode pengeluaran tinggi seperti tahun ajaran baru dan hari besar keagamaan.

Regional CEO BSI Region VIII Surabaya Jajang Abdul Karim menyebut tren peningkatan transaksi mulai terlihat di Jawa Timur sejak memasuki musim pembayaran biaya pendidikan.

“Biasanya terjadi pada momen tertentu seperti Lebaran dan tahun ajaran baru. Tren kenaikan sudah terlihat sejak awal bulan dan masih berpotensi meningkat hingga pertengahan Juli,” ujarnya.

Selain gadai emas, minat terhadap tabungan emas juga menunjukkan tren pertumbuhan. Hingga pertengahan 2026, jumlah rekening tabungan emas di wilayah Jawa Timur bertambah hampir 100 ribu rekening baru.

Perubahan strategi juga dilakukan dengan menyasar nasabah berpenghasilan tetap dan pelaku usaha, yang dinilai memiliki kapasitas transaksi lebih besar dibandingkan segmen sebelumnya.

Dari sisi pasar, fluktuasi harga emas turut memengaruhi keputusan masyarakat. Penurunan harga setelah kenaikan tajam pada tahun sebelumnya sempat menahan pembelian.

Namun, tren kembali meningkat seiring pemahaman masyarakat terhadap prospek jangka panjang emas sebagai aset lindung nilai.

Secara keseluruhan, peningkatan aktivitas gadai dan tabungan emas mencerminkan semakin kuatnya peran instrumen emas dalam pengelolaan keuangan masyarakat, baik sebagai aset investasi maupun sumber likuiditas di tengah dinamika ekonomi.

Berita Terbaru

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit …

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …