Jokowi Berikan Penghargaan pada Empat Budayawan Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyerahkan penghargaan kepada empat budayawan yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan Jokowi saat menutup Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) di halaman Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Minggu (9/12). Adapun empat budayawan tersebut adalah tim restorasi Candi Borobudur Ismojono dan Hubertus Sadirin, budayawan Zawawi Imron, dan I Gusti Ngurah Putu Wijaya. "Saya semakin miris menghadapi tantangan kebudayaan. Tapi saya optimis kebudayaan kita akan tetap mengakar kuat dalam ke-Indonesiaan kita dan mewarnai dunia berkat semangat dan kerja keras bapak ibu semuanya yang sangat luar biasa," kata Jokowi, saat memberikan sambutan. Sementara itu, budayawan Zawawi Imron mengatakan suasana KKI sangat memggembirakan. Suasana gembira itu bagi Zawawi menandakan akan datangnya warna dan harkat baru dalam kebudayaan Indonesia. "Kongres Kebudayaan Indonesia ini telah benar-benar menjadi ajang kreatifitas tentang bagaimana Indonesia ke depan," ujar dia, saat tampil berbicara mewakili budayawan lainnya. Meskipun kegembiraan terasa dominan selama KKI 2018 berlangsung, pada sisi lain muncul keprihatinan kuat atas kerap terjadinya bentrok di masyarakat karena perbedaan nilai budaya yang dianut antar kelompok. Hal itu dirasakan baik oleh peserta maupun warga secara umum sehingga menjadi bagian dari hasil kongres. Menyikapi persoalan tersebut Jokowi mengingatkan bahwa dalam menghadapi persoalan-persoalan hidup yang kita hadapi saat ini, bangsa Indonesia tentunya memiliki kekhasan sendiri dibanding dengan bangsa-bangsa lain yang berakar kepada budaya. Mengakar kepada budaya Indonesia adalah keharusan, sekaligus tumbuh subur menghadapi kebudayaan lain di dunia. Akhir Kerja 10 Bulan, menurut laporan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, proses perumusan strategi kebudayaan telah melibat sekitar 800 diskusi yang diikuti oleh 5000 orang selama 10 bulan. Hasilnya berupa laporan PPKD yang terkumpul dari 300 kabupaten/kota serta 31 provinsi. "Ini adalah puncak perjalanan panjang namun buat republik ini adalah awal untuk berbuat," ujar dia.
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…