Ma’ruf Bantah jadi Alat Politik Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin yakin penunjukan dirinya sebagai cawapres tak lantas menjadikan dirinya diperalat secara politik oleh Joko Widodo. Ma’ruf menegaskan bahwa dirinya telah memahami betul seluk beluk dunia politik di Indonesia, sehingga tak mungkin dia diperalat. "Masa saya jadi alat [politik]. Saya tentu paham politik, tak mungkin dijadikan alat (politik Jokowi)," kata Ma’ruf di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Minggu (16/12). Ma’ruf menegaskan, dirinya memutuskan untuk menerima tawaran menjadi cawapres Jokowi karena ingin berjuang untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia. "Saya menerima tawaran menjadi cawapres adalah untuk memperjuangkan kemaslahatan bangsa ini," kata dia. Ma’ruf lantas merinci rekam jejaknya yang sedari muda sudah menjabat posisi pimpinan di sejumlah parpol maupun lembaga negara yang dia ikuti. Di dunia politik, Ma’ruf diketahui tercatat pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia juga tercatat aktif di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan dirinya menjadi Ketua Dewan Syuro PKB yang pertama setelah didirikan oleh mantan presiden Abdurahman Wahid. Dari sisi organisasi kultural, Ma’ruf sendiri pernah tercatat sebagai Rais Aam PBNU dan masih aktif menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indoesia (MUI). "Sejak muda saya sudah jadi anggota DPRD DKI, menjadi anggota DPR-MPR, menjadi Dewan Pertimbangan Presiden dua periode, menjadi Rais Amm PBNU, Ketua MUI, mana bisa diperalat," kata dia. Ma’ruf pun menyarankan agar para santri maupun kiai Nahdhatul Ulama (NU) tidak takut berkecimpung di dunia politik. Sebab, para santri dan kiai NU turut memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Indonesia sejak dulu hingga saat ini.
Tag :

Berita Terbaru

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto resmi memulai pembangunan 9 proyek infrastruktur pengairan dengan total senilai Rp 5,4…