Polemik Perusak Bendera Partai Demokrat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut pihaknya telah mengantongi bukti kuat di balik aksi perusakan sejumlah atribut Demokrat di Pekanbaru, Riau. SBY menyatakan kini menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut di tangan kepolisian. "Kami punya evidence (bukti). Strong evidence (bukti yang kuat) yang Insyaallah membuka jalan siapa-siapa di balik aksi perusakan itu," kata SBY di Pekanbaru, Minggu (16/12). SBY percaya kepolisian untuk dapat mengungkap kasus tersebut. SBY menyatakan kinerja kepolisian baik, dan dapat menuntaskan banyak kasus hukum secara tuntas dan cepat. "Kepolisian kita hebat. 10 tahun saya memimpin banyak sekali menyelesaikan masalah. Cepat dan tuntas," kata Presiden SBY menegaskan. Kepolisian Daerah Riau diketahui masih intensif melakukan pemeriksaan terhadap HS, salah satu orang yang diduga menjadi pelaku perusakan. Polda Riau baru berencana akan memberikan pernyataan pers terkait penanganan perkara perusakan atribut Partai Demokrat, Senin (17/12) hari ini. Perusakan atribut Partai Demokrat memancing gaduh sejumlah elite politik, terlebih menjelang Pilpres 2019. Perusakan atribut Demokrat tersebut juga mendapat perhatian dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan perusakan baliho peserta pemilu bisa masuk ke dalam kategori pelanggaran pemilu. "Kalau itu masuk pidana pemilu," ujar Abhan. Abhan mengatakan saat ini pihaknya sedang mengkaji masalah tersebut. Sebab, perusakan alat peraga kampanye bisa juga masuk kasus pidana umum, selain pelanggaran pemilu. Jika masuk ke dalam pelanggaran pemilu, Bawaslu RI akan berkoordinasi dengan Bawaslu Riau untuk menindaklanjuti. Sementara Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menegaskan bahwa timses Jokowi-Ma’ruf tak pernah merusak atribut alat peraga kampanye milik Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Ia menjamin TKN tetap menjunjung tinggi kampanye damai dan tak pernah melakukan perusakan terhadap alat peraga kampanye partai manapun. "Kami di TKN selalu menjunjung tinggi kampanye damai dan santun," kata Erick. Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan pelaku perusakan mengaku dibayar Rp150 ribu per orang atas perintah dari partai yang sedang berkuasa. Dari pengakuan seorang yang telah ditangkap polisi pelaku perusakan berjumlah 35 orang. "Dari pengakuan orang di tangkap oleh Polisi, Jumlah perusak atribut partai Demokrat ada 35 orang yang dibagi dalam 5 kelompok, satu regu 7 orang. Mereka dibayar 150 ribu/orang. Yang menyedihkan, pemberi order dari partai berkuasa," kata Andi lewat Twiter pribadinya, @AndiArief_, Andi melanjutkan berdasarkan keterangan pelaku perusakan yang ditangkap DPC Demokrat, mereka mengaku disuruh oleh pengurus PDIP. Meskipun, Andi mengatakan bahwa hal tersebut adalah info yang terlalu gegabah bila dipercaya. "Selama ini hubungan kami baik. Tugas polisi menyimpulkannya. Tidak ada alasan, pelakunya ada. Beda dengan kasus lain," kata Andi.
Tag :

Berita Terbaru

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim kemarau (fenomena El Nino) yang ekstrem, kini sebanyak empat titik sumur bor telah dibangun dari total sepuluh titik…

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bahagia bagi para peternak dan penjual hewan kurban berupa sapi dan kambing di Pasar…

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Masih terus terpantau, saat ini kondisi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang menjadi fenomena bencana alam yang perlu…

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya, ternyata masih bisa memanfaatkan ruang seadanya untuk belajar dan budidaya hidroponik. Salah…

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, telah berkomitmen untuk mendongkrak sektor pariwisata dengan menghadirkan…

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menciptakan sistem yang transparan, akuntabel dan minim celah kebocoran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur,…