Begini Jadinya Kalau Seluruh Nyamuk di Dunia Sudah Punah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Nyamuk adalah serangga yang paling kita hindari. Soalnya, kalau nyamuk berhasil mengisap darah kita, kulit jadi bentol dan gatal! Belum lagi, nyamuk bisa menularkan penyakit, seperti demam berdarah atau malaria. Di seluruh dunia, ada lebih dari 3.000 spesies nyamuk, lo, teman-teman. Di antara ribuan spesies nyamuk yang mengigit manusia ada ratusan di antaranya. Nyamuk sudah hidup lebih lama daripada manusia di bumi, ia berhasil bertahan di lingkungan bumi yang terus berubah. Tapi bagaimana kalau nyamuk tidak lagi ada di dunia, ya? Hmm, pasti kita tidak akan bentol-bentol dan terkena penyakit. Apa benar begitu, ya? Beberapa ilmuwan mengatakan kalau seluruh nyamuk musnah, pengaruhnya tidak begitu besar bagi ekosistem. Hewan yang makan nyamuk masih bisa mencari makanan yang lainnya dan ekosistem bisa kembali seimbang. Tapi, ada juga kelompok ilmuwan yang mengatakan kalau beberapa spesies nyamuk punya peran penting di lingkungan. Misalnya nyamuk yang tinggal di wilayah Arktika Kanada dan Rusia. Nyamuk ini terbang berkerumun dan membantu pembentuk biomassa. Biomassa adalah bentuk energi bahan bajar yang alami dan bisa diperbaharui, teman-teman. Nyamuk di sana membantu penyerbukan tanaman Arktika dan menjadi makanan bagi burung yang bermigrasi ke sana. Jika nyamuk dan serangga lainnya yang dimakan oleh ikan, burung, dan serangga lainnya musnah, keseimbangan ekosistem jadi terganggu. Lalu bagaimana kalau nyamuk terus mengigit manusia? Cara menghindarinya adalah dengan mengetahui spesies nyamuk yang berbahaya, yaitu yang membawa virus dan penyakit untuk manusia. Misalnya spesies nyamuk Aedes. Terutama Aedes aegypti atau nyamuk demam berdarah. Bukan cuma demam berdarah, nyamuk ini juga membawa virus demam kuning, chikungunya, dan demam zika. Kemudian juga spesies Anopheles yang membawa parasit penyebab Malaria. Nah, ilmuwan juga mencari cara untuk memberantas dua spesies nyamuk ini atau kandungan virus di dalamnya. Jadi, sepertinya kalau sama sekali tidak ada nyamuk, akan ada hewan yang kesulitan. Namun, peneliti bisa membantu mengurangi jenis nyamuk yang mengganggu manusia. b
Tag :

Berita Terbaru

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…

Dinkes Kota Kediri Gelar Pembekalan Jamaah Haji

Dinkes Kota Kediri Gelar Pembekalan Jamaah Haji

Senin, 27 Apr 2026 17:01 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Pembekalan Kesehatan jemaah haji di Hotel Lotus Garden, Senin…

Lewat PAW, Anas Karno Resmi Kembali Duduk di DPRD Surabaya: Tegaskan Komitmen untuk Warga

Lewat PAW, Anas Karno Resmi Kembali Duduk di DPRD Surabaya: Tegaskan Komitmen untuk Warga

Senin, 27 Apr 2026 16:58 WIB

Senin, 27 Apr 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Anas Karno sebagai anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan berlangsung…