Limbah Plastik jadi Ancaman, Warga Lamongan Diajak Terapkan Ecobrick

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Limbah plastik terus menjadi ancaman, apalagi limbah plastik saat ini sudah menjadi mayoritas sampah yang dibuang oleh masyarkat. Karena itu masyarakat diminta untuk mulai menyadari dan bertanggung jawab atas sampah dari sumbernya, agar dampak kimia yang ditimbulkan dari sampah bisa diminimalisir. Hal itu disampaikan oleh Setio Wawan Ecobrick pemateri dalam workshop Ecobrick kepada masyarakat Lamongan di wilayah Pantai Utara, yang dilaksanakan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan disela sela kunjungannya bersama wakil komisi 1V DPR RI Viva Yoga Mauladi di Desa Kranji Kec Paciran Lamongan. Disebutkan oleh Setio panggilan akrab Setio Wawan Ecobrick, adalah hanya salah satu bagian dari solusi penyelamatan dari bahaya kimia dari limbah plastik. Karena limbah plastik sulit diurai dalam kurun ratusan tahun. "Ecobrick ini harus dimulai dan harus dikenalkan kepada masyarakat agar mulai saat ini untuk bersama-sama saling mengurangi sampah plastik," ajaknya kepada peserta workshop yang terdiri dari unsur Rukun Nelayan, Pokmas, Karang Taruna, Pendidik, Mahasiswa, dan Tokoh Masyarakat setempat. Sistem ecobrick lanjutnya, bisa mengunci plastik yg ada di luaran kedalam sisa botol kemasan, dan apabila itu bisa dilakukan secara kolosal di berbagai lapisan, dampaknya pasti terasa untuk mengurang limbah plastik yang kalau dibiarkan akan sangat mengganggu kesehatan generasi bangsa. Dengan sistem ecobrick ini tambah Setio, bisa digunakan sebagai bata ringan dan perkakas rumah tangga semisal kursi, meja kerja dll. Sementara itu, Novia Tri Rahmawati Kasubdit Kenelayanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan dalam sambutanya menyebutkan, kalau problem plastik saat ini sudah tidak hanya menjadi problem saat ini saja, tapi juga problem masa depan bangsa. Karena problem bangsa itu kata dia menuntut adanya percepatan penangan secara masif, yang melibatkan tidak hanya Pemerintah tapi juga seluruh lapisan masyarakat. "Tidak bisa problem sampah ini untuk mengatasi diserahkan ke pemerintah saja, tapi semua lapisan semua masyarakat harus telibat, salah satunya nelayan," katanya. Karena itu mulai dari sekarang ia mengajal agar masyarakat untuk mulai melakukan upaya-upaya meminimalisir terjadinya bahaya kimia yang disebabkan oleh plastik dengan melakukan salah satunya ecobrick. jir
Tag :

Berita Terbaru

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli 2026 di Sup…

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia   Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…