Ikatan Alumni Habibie Bantu Jerman Promokan Pendidikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) siap bantu Jerman promosikan pendidikan di Indonesia. Ketua IABIE Bimo Joga Sasongko yang berkunjung ke Dutaan Besar Jerman di Indonesia mengatakan dalam pertemuan tersebut Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof berharap ada banyak mahasiswa Indonesia yang belajar ke Jerman. "Dia juga mengungkapkan jumlah mahasiswa di Jerman kok masih berjumlah 4.000 orang, apa yang bisa meningkatkan mahasiswa Indonesia di Jerman, ya kami bilang ’Anda kurang promosi’ dibanding Inggris, Amerika, Australia, bahkan sekarang Cina sekarang aktif sangat militan pendidikan ke Indonesia’ jadi menurut kami kendalanya di situ," kata Bimo, Rabu (19/12). Bimo mengatakan dalam pertemuan itu IABIE berharap Jerman membantu Indonesia memperkuat sumber daya manusia khususnya di sektor keterampilan. Sebab Jerman dikenal memiliki sistem pendidikan kejuruan yang sangat bagus. Bimo berharap Indonesia meniru kurikulum sistem pendidikan Jerman. "Indonesia kan punya banyak SMK-SMK tapi kan kurang berkualitas, kurang terhubung dengan industri nah kami ingin Jerman membantu kurikulumnya," kata Bimo. Bimo mengatakan dalam pertemuan ini ia juga membahas tentang pembangunan Sumber Daya Manusia yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo setelah insfrastruktur. Salah satunya pemerintah Indonesia ingin mengirimkan satu juta orang ke luar negeri. Bimo berharap Jerman dapat menanggapi rencana Presiden Joko Widodo tersebut. Ia berharap Jerman dapat membuka pintu agar 1 juta orang ini tidak datang ke negara lain. Terutama Jokowi juga menyebutkan tidak hanya akan mengirim orang-orang terpandai saja. "Ya, kata dia masalahnya di Jerman memang sistem pendidikannya sangat berkualitas jadi yang masuk harus bagus, tapi dia akan mempertimbangkan mencari program-program yang bisa cocok dengan permintaan pemerintah Indonesia," tambah Bimo. Bimo mengatakan Peter Schoof sedikit kecewa dengan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Karena tidak banyak universitas Jerman yang masuk dalam daftar universitas beasiswa yang kelola negara tersebut. Lebih banyak universitas Amerika dan Inggris karena acuannya LPDP dari rangking universitas dunia. "Universitas Jerman banyak yang tidak ada disitu padahal berkualitas tinggi, biasalah kata dia ’urusan politik, urusan bisnis karena yang membuat rankingnya siapa’ jadi ya wajar disitu ia mau mempromosikan ke LDPD, ke kementerian keuangan, kami akan bantu untuk itu," kata Bimo. Selain membahas pendidikan dalam pertemuan ini Bimo juga banyak membahas sumber daya manusia. Bimo mengatakan Schoof melihat bangsa Indonesia cenderung introvert dibandingkan negara-negara lainnya. "Dia merasa bangsa indonesia bangsa yang besar tapi kok introvert, bangsanya besar 250 juta orang tapi kok anehnya dia jalan-jalan ke Plaza Indonesia tapi kok banyak yang nggak bisa bahasa Inggris, padahal itu di pusat ibu kota Indonesia, mal termahal di Indonesia," kata Bimo. Selain masyarakatnya Bimo dan Schoof juga membahas tentang perusahaan-perusahaan Indonesia yang tidak mengadakan eksibisi besar untuk mempromosikan produk-produk mereka. Tidak seperti negara-negara di Asia Pasifik lainnya seperti Cina yang baru-baru ini membuat China International Expo di Shanghai bulan November lalu. "Dia juga menceritakan perusahaan-perusahaan Indonesia kok tidak aktif mempromosikan produknya, menarik minat investor contoh eksibisi internasional di Asia Pasifik di Tokyo, di Cina, di Indonesia itu tidak ada cuma ada satu namanya perusahaan Arta, sedangkan yang lain banyak buka stan, besar, ya kami sih menyebutnya tidak ada energi, tidak ada sumber daya, keuangan juga," tambah Bimo. rk
Tag :

Berita Terbaru

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…