Via Vallen Diperiksa Polda, Tampil Beda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sederet artis papan yang tersangkut endorse kosmetik oplosan mulai diperiksa penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Setelah penyanyi si ‘Jaran Goyang’ Nella Kharisma, giliran Maulidia Octavia alias Via Vallen yang diperiksa, Kamis (20/12/2018). Menariknya, penyanyi asal Sidoarjo ini tampil beda. Ia mengenakan hijab hitam dipadu hoodie warna hitam dan putih yang menutupi tubuhnya. Padahal di panggung, ia kerap tampil seperti artis K-Pop. Ternyata, Via Vallen baru saja pulang umroh dari tanah suci hingga ia mengenakan busana tertutup. Begitu sampai Mapolda Jatim sekitar pukul 11.45 WIB, pelantun tembang ‘Sayang’ itu mengumbar senyum ke wartawan yang meliputnya. Pantauan di lokasi, Via Vallen baru keluar ruang pemeriksaan pukul 17.50 WIB. Meski diperiksa sekitar 6 jam, ia tetap tampak segar. Kepada wartawan yang mencegatnya, Via Vallen mengaku enjoy meski diperiksa cukup lama. "Saya lupa berapa pertanyaan (oleh penyidik, red), yang jelas lumayan banyak. Cuma saya di dalam enjoy, jadi ndak kerasa," cetus Via sambil tersenyum. Kedatangan Via ke Mapolda Jatim ini sebagai saksi kasus kosmetik palsu dengan merek Derma Skin Care (DSC) Beauty. Via menerima endorse kosmetik ini melalui Instagramnya. Benarkah dibayar Rp 12 juta per bulan untuk mengendorse kosmetik ilegal itu? Via Vallen membantahnya. "Itu bohong tidak benar (fee endrose kosmetik Rp 15 juta)," ungkapnya. Dikatakan Via, sepengetahuannya endorse kosmetik ilegal itu sudah berlangsung sekitar dua tahun. "Kejadiannya sudah lama karena satu tahun ini saya tidak lagi menerima endorse," terangnya. Meski sebentar Via Vallen mengaku sempat memakai produk kosmetik oplosan yang diproduksi tersangka KIL, wanita asal Kediri. "Saya sempat ada yang saya pakai. Ndak tahu ndak tahu (produk itu ilegal)," ucap dia. Saat ditanya apa efek yang dirasakannya ketika menggunakan produk ilegal, Via mengatakan tak merasakan dampak apa-apa. Lantaran, Via memakai produk tersebut hanya sebentar. Via juga mengaku hanya memakai sabun pencuci muka dari produk DSC saja. Ini karena produk DSC memiliki aroma yang sama dengan sabun lamanya. "Ndak tahu itu saya cuma bentar tok. Cuma pakai facial washnya aja soalnya baunya sama kayak sabun yang saya pakai, gitu," paparnya. Via kembali menegaskan jika dirinya tak mengetahui jika produk tersebut ilegal. Jika dia tahu, Via tak akan memakai hingga mempromosikan produk berbahaya tersebut. "Jadi saya ndak tahu, kalau misal saya tahu ilegal dan berbahaya ndak mungkin saya juga pakai," tutur dia. Sementara itu, Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofiq Ripto Himawan menuturkan pemeriksaan terhadap Via Vallen sebagai saksi endrose kosmetik ilegal. Penyidik berupaya menggali fakta bagaimana yang bersangkutan menerima endorse apakah melalui mekanisme sesuai aturan dan etika yang harus lakukan. "Kalau semuanya produk endorse diterima tidak dilakukan pengecekan dahulu ini kan bahaya untuk khalayak umum," jelasnya. Rofiq memaparkan pembayaran jasa endorse kosmetik ilegal yang diterima Via Vallen melalui tranfer bank. Ada juga diterima oleh pihak manajer artis. "Jawaban dari yang bersangkutan (Via Vallen) menerima fee sekali endorse Rp 7 juta," pungkasnya. Rencananya usai pemeriksaan Via Vallen, penyidik akan kembali memeriksa Olla Ramlan pada 3 Januari 2019, dan 5 Januari 2019 Nia Rahmadani. n nt
Tag :

Berita Terbaru

Hakim Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Thoriq, Persidangan Berlanjut ke Pembuktian   ‎

Hakim Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa Thoriq, Persidangan Berlanjut ke Pembuktian  ‎

Kamis, 25 Jun 2026 11:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun– Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menolak seluruh eksepsi terdakwa Thariq Megah dalam perkara dugaan pemerasan berkedok CSR d…

The Planet featuring Bodas Devadata Rilis Single Baru di Grunge Boiler Room

The Planet featuring Bodas Devadata Rilis Single Baru di Grunge Boiler Room

Kamis, 25 Jun 2026 10:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 10:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya-  Grunge Boiler Room ke-8, Minggu (21/6/2026) malam di Terminal Resto and Cafe, Kalirungkut, Surabaya terasa spesial dan …

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri secara resmi mengajukan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga P…

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong inovasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah…

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang  dengan Sajam

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dengan Sajam

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dugaan aksi main hakim sendiri yang menyeret nama AF, putra seorang Ketua PCNU di Pontianak, kini menjadi perhatian publik. AF d…

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo dalam memperkuat iklim usaha dan i…