Klakahrejo Moroseneng, Mantan Kampung Lokalisasi jadi Kampung Seni dan Krea

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Lalu lalangnya truk dengan muatan besar di jalanan Banjar Sugihan yang lalu diiringi adanya proyek Box Culvert semakin membuat macetnya situasi. Suasana hiruk pikuk sibuknya Jalanan Banjar Sugihan tidak membuat orang melepaskan matanya dari berbagai bar dan cafe tepi jalan. Terkesan sepi tanpa pengunjung di pagi hari membuat masyarakat tidak telalu mengindahkan aktivitas yang terjadi di dalamnya. Dimulai dari G-Jack, King Cafe, dan Cafe Planet yang berjajar beriringan menjadi ikonik di kawasannya. Salah satu papan penunjuk yang menjadi perhatian diantara barisan cafe tersebut adalah Kampung Seni dan Kreatif Klakahrejo Moroseneng RT 2 RW 9. Ketika masuk ke dalam gang yang tidak terlalu besar tersebut langsung disajikan pemandangan warna warni mural di dinding. Tidak sekedar mural melainkan terdapat pesan pesan yang disampaikan melalui lukisan tembok tersebut. Dimulai dari Eks Lokalisasi Masih Bisa Berkreasi, ucapan Sugeng Rawuh, beserta pesan bahwa berbeda beda tetap satu jua. Menariknya, Kampung Seni dan Kreatif ini sebelumnya adalah mantan tempat lokalisasi yang sempat digusur oleh Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2013 lampau. Meskipun sempat mengalami penolakan besar besaran dari warga namun seperti terlihat saat ini kampung tersebut berubah menjadi lebih baik. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama antara para pemuda di kampung dengan pemuka masyarakat. Lokalisasi identik dengan tempat yang meskipun telah dikatakan sudah tidak beroperasi tetap cenderung dipandang miring oleh masyarakat luas. Berbeda dengan Kampung Seni dan Kreatif yang berusaha untuk memperbaiki citra kelamnya menjadi lebih baik melalui dinding warna warni dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat. “Akibat penggusuran yang terjadi pada tahun 2013, akhirnya kami berusaha untuk mengubah kampung menjadi lebih baik dengan kerjasama bersama karang taruna, pemuka masyarakat, camat, ketua RT, dan ketu RW.” Ujar Budi sebagai Ketua RT 2 RW 9 Klakahrejo Moroseneng. Meskipun mulanya penggusuran lokalisasi ditolak oleh beberapa pihak namun ternyata warga dapat kooperatif membentuk Kampung Seni dan Kreatif. “Untuk muralnya sendiri dilakukan oleh warga termasuk juga para anggota karang taruna. Kami ingin membuktikan bahwa kampung yang dulunya lokalisasi bisa menghabiskan waktu dengan cara terbaik.” Tambahnya ketika diwawancarai pada Jumat (28/12). Selain dengan adanya kegiatan kreatif yang dilakukan oleh para pemuda. Ternyata saat ini warga sekitar memiliki kegiatan tersendiri yaitu pembinaan batik, menjahit, dan memproduksi berbagai produk UMKM salah satunya kedelai. Waktu para warga dituangkan pada kegiatan yang positif bila dibandingkan dengan sebelumnya. pr
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…