Gagal Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Analisis Tjuk K. Sukiadi Ekonom Senior Unair dan Budayawan Surabaya Membangun atau merevitalisasi Jalan Tunjungan sebagai ikon kota Surabaya tidak mudah. Saat ini masih kalah dengan pusat perbelanjaan besar seperti Tunjungan Plaza (TP), yang menyediakan segala kebutuhan di dalan satu gedung besar. Mulai pusat perbelanjaan, perkantoran, apartemen hingga hotel. Tak perlu keluar di jalan, apa saja orang bisa mencari barang di sana. Belakangan ini, Pemkot Surabaya sering menggelar kegiatan “Mlaku-mlaku Nang Tunjungan.” Event ini juga dikenalkan kepada tamu asing saat Pemkot menggelar acara-cara internasional. Namun kegiatan itu kurang efektif untuk menghidupkan ikon lama kota Surabaya itu. Apalagi “Mlaku-mlaku Nang Tunjungan” hanya digelar secara insidentil. Jika hanya untuk jalan-jalan atau belanja sehari, jelas kegiatan itu tidak dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Harusnya digelar secara continue (terus menerus). Karena itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini harus merencanakan secara komprehensif dan detail. Bukan hanya menarik jalan-jalan dan belanja untuk satu waktu saja. Di negara maju jika bangunan seperti Tunjungan akan ditutup untuk kendaraan dan beralih berjalan kaki. Jadi harusnya Pemkot dapat menata investor yang sekarang banyak menguasi toko di selatan hotel Majapahit hingga Jalan Kenari yang sekarang kosong untuk ikut membangun Jalan Tunjungan. Menurut saya, permasalahan Jalan Tunjungan bisa dibangun jika Walikota dapat berdiskusi dengan pemerhati kota, Dewan Kesenian, Kadin dan investor. Ini agar Tunjungan dapat menjadi ikon kota Surabaya seperti lirik lagu “Mlaku-mlaku nang Tunjungan” yang biasanya dinyanyikan dengan semangat. Jadi, harus ada sesuatu yang menarik setiap hari agar dapat menghidupkan Jalan Tunjungan. Pemkot harus berani berinvestasi besar. Menurut saya, Mlaku-mlaku Nang Tunjungan saat ini memang mempunyai unsur pencitraan. Namun hal tersebut bukan yang terpenting, karena yang perlu diperhatikan adalah dapat membuat Jalan Tunjungan eksis seperti masa kejayaannya dulu. n
Tag :

Berita Terbaru

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…