Pemprov Perkuat Pendidikan Diniyah Salafiyah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan akan terus memperkuat pendidikan Diniyah Salafiyah. Meski pendidikan Diniyah Salafiyah hingga saat ini masih belum diakui pendidikan nasional. "Karena itu, Pemprov Jatim mengeluarkan Bosda khusus Diniyah Salafiyah," ujar Soekarwo kemarin. Lebih Jauh ia menyatakan sejak tahun 2006, pendidikan Diniyah Salafiyah tetap dipertahankan sebagai basis pendidikan di Jatim. Ini karena pendidikan Diniyah Salafiyah punya kelebihan dalam basis pendidikan berkarakter. “Jangan melakukan modernisasi terhadap sistem pendidikan sorokan dan badongan ketemu kiai. Sentuhan dari kiai kepada santrinya itu 1.000 kali lebih bermanfaat dibandingkan ditelepon. Jadi dalam komunikasi memanggil orang, ditepuk pundak dan melihat matanya itu 1.000 kali bermanfaat,” jelasnya. Sementara itu, Pemprov Jatim memiliki langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pendidikan. Pendidikan itu merupakan jalan investasi sumber daya manusia dalam mewujudkan kesejahteraan. “Nawaitu kita meningkatkan kesejahteraan lewat pendidikan keterampilan. Ada pendidikan umum dan pendidikan keterampilan. Ada pendidikan agama dilengkapi dengan keterampilan,” terang Soekarwo. Ia menjelaskan, berbagai langkah dilakukan Pemprov Jatim untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya yakni melalui program dual track pada SMA dan Madrasah Aliyah (MA). Dual track ini menggunakan konssl dualitas yang saling memberikan manfaat. Sehingga program dual track bisa menjadi solusi terbaik untuk menanggulangi lahirnya pengangguran terbuka dari lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi. “Tidak hanya SMA, Madrasah Aliyah juga diberikan tambahan keterampilan. Dan Madura jadi fokus pengembangan dual track,” kata Pakde Karwo sapaan Gubernur Jatim. Peserta didik, lanjutnya, akan dibekali dengan keterampilan khusus yang diberikan intensif pada kelas XI dan ujian sertifikasi akan dilaksanakan di kelas XII setelah ujian nasional. “Sertifikasi yang diberikan sudah terstandar dan diakui secara nasional. Sehingga lulusan SMA dan MA bisa bersaing di dunia industri dan dunia usaha. Apalagi ada 7 bidang keahlian yang difokuskan sesuai hobi atau keinginan para siswa. Seperti multimedia, teknik elektro, teknik mesin, tata boga, kecantikan dan sebagainya,” tutur orang nomor satu di Jatim. Menurutnya, hakikat penyelenggaran dual track dalam pendidikan formal merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, sikap dan kemampuan yang memungkinkan warga belajar dapat hidup mandiri. Yang bisa menyelesaikan permasalahan SDM adalah hanya melalui pendidikan dan pelatihan vokasional. Selain itu, pada akhir tahun 2014, pihaknya mengambil keputusan agar melakukan moratorium SMA. Sehingga yang harus dilakukan Pemprov Jatim adalah menambah SMK yang berakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Pendidikan Vokasi. Untuk memperkuat dibuat Pergub Jatim mengenai Moratorium SMA untuk SMK. Dengan kondisi saat itu SMK masih 32 persen dan SMA mencapai 68 persen. “Yang diinginkan komposisinya adalah 70 persen SMK dan 30 persen SMA. Dan ini dapat terwujud pada tahun 2022,” jelasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…