Penanaman Etika Baik melalui Komunitas Kampoeng Dolanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Di era jaman sekarang ini terjadi perkembangan teknologi yang mengakibatkan perubahan perilaku terhadap masyarakat. Salah satunya pada etika masyarakat yang mengalami degradasi tanpa disadari. Maka dari itu, dibutuhkan pemberian wawasan atau edukasi terhadap masyarakat yang berbeda. Hal tersebut menjadi latar belakang terbentuknya pada Kampoeng Dolanan yang terletak di Jalan Kenjeran IV-C/ 15 RT. 04, RW. 02. Tempat basecamp Kampoeng Dolanan cenderung sulit untuk dicapai karena letaknya cukup masuk ke gang gang kecil. Ketika mulai terlihat rel kereta api, maka tandanya, sudah mulai dekat dengan basecamp mereka. Kawasan yang terik dengan minimnya pepohonan tidak menjadi halangan untuk aktivitas lingkungan sekitar. Saat beberapa warga ditanyai mengenai lokasi, mereka langsung menjawab, menunjukkan Kampoeng Dolanan cukup dikenal di kawasan tersebut. Mereka berusaha mengenalkan permainan tradisional yang tanpa sadar mengajarkan etika terhadap anak anak. Tempat yang didirikan pada 13 Desember 2016, bertepatan dengan Hari Nusantara tersebut sebenarnya bukan berupa wisata melainkan lebih pada komunitas. Maka dari itu, daripada dikunjungi, komunitas ini lebih sering datang ke lokasi untuk mengenalkan permainan tradisional. “Untuk hambatan ketika mendirikan maupun menjalankan tidak ada, karena kami menganggap masalah kecil harus dihilangkan dan masalah besar lebih baik dikecilkan. Seringkali, kita melakukan roadshow keluar kota hanya satu orang pun tidak masalah, termasuk menempuh jarak sekitar 1000km untuk mengenalkan ke banyuwangi-bali bersama dua orang saja. Bukan hambatan bagi kami untuk mengenalkan permainan tradisional ke lokasi lain”, ujar Cak Mus ketika diwawancarai Jumat (18/1). Beberapa program yang ditawarkan oleh Kampoeng Dolanan adalah KD Roadshow, Semesta Belajar, Outbound Wodowo, Dolip Store, Workshop Dolanan, Cross Culture, dan Bekel Craft. Semuanya dapat dikenalkan melalui roadshow ke berbagai daerah. Mereka juga membuka rekrutmen bagi para relawan yang ingin bergabung bersama Kampoeng Dolanan untuk sama sama mengenalkan permainan tersebut. Cak Mustafa Sam sebagai founder komunitas Kampoeng Dolanan memberikan pemikirannya terhadap harapan kedepannya. “Permainan tradisional tidak pernah ketinggalan zaman, hanya tidak dikenalkan oleh orang dewasa pada anak anak. Jika tidak dikenalkan maka putus sudah literasi dolanan terhadap anak anak. Harapannya, setiap orang yang tahu mengenai permainan tradisional dapat mengenalkan kepada semua orang tanpa terkecuali,” tambahnya. Pr
Tag :

Berita Terbaru

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:47 WIB

Koperasi KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Toreh Prestasi Sebagai Predikat Koperasi Sehat   SURABAYAPAGI.com, Sumenep Satu lagi Prestasi ditorehkan Koperasi …

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mempercepat penuntasan laporan warga, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan kepada jajaran organisasi…

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Ponorogo menggelar verifikasi lapangan terkait kewajiban r…

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…